Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, menyalami pejabat eselon II Pemkab Keerom, usai memimpin apel rutin, kemarin. (Arif/HPP)

Memimpin Apel Pagi, Sekaligus Berikan Arahan Terkait  Kedisiplinan  Kerja

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, meminta,  agar semua SKPD dalam melaksanakan tupoksinya memiliki dan mengikuti kalender kerjanya masing-masing. Menurutnya, hal ini penting agar mana-mana hal-hal yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan akan terkontrol.

“Semua SKPD tentunya harus punya kalender kerja masing-masing, agar diketahui diceklist mana yang bisa dan sudah dikerjakan,”  ujar Bupati Markum saat bertindak selaku inspektur apel rutin Pemkab Keerom di Halaman Kantor Bupati keerom,  Senin (15/4/2018) kemarin.

Dikatakan, selain itu akan tersusun agar tidak bertabrakan dengan agenda / kalender kerja legislatif.

Pada kesempatan apel tersebut, Bupati Keerom juga menyampaikan terimakasih kepada ASN yang mengikuti Apel tersebut. Ia menilai tingkat kedisiplinan ASN di Keerom saat ini mengalami peningkatan. Meski demikian, saya kita jangan berpuas diri, tetapi harus terus meningkatkan kedisiplinan karena saya lihat masih ada beberapa bagian yang barisan apelnya hany berisi beberapa orang,lanjutnya.

Selain itu Bupati juga menyampaikan, berbelasungkawa atas berpulangnya Kabag Ortal Pemkab Keerom, Tandi SP, MM. Atas hal ini, Pimpinan dan ASN Keerom melakukan heningcipta untuk mendoakan Tandi SP, MM, diterima di sisi Tuhan YME.

Ia juga menyampaikan,  tentang penataan aset yang tengah dilakukan BPKAD Keerom. Menurutnya saat ini ia memang meminta BPKAD untuk melakukan ferivikasi terhadap aset-aset yang dimiliki Pemkab Keerom.

“Seperti diketahui bahwa Aset Pemkab Keerom yang mulai didata kembali terdiri dari kendaraan, tanah bangunan dan aset  lain seperti sarana dan infrastruktur seperti jalan dan jembatan,” lanjutnya.

Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Driinya berpesan, kepada  semua kendaraan dibawa dan didata, sudah dimulai dan diharapkan minggu ini bisa kita dapatkan datanya dulu.

Bupati juga menekankan,  bahwa sistem pemerintahan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pertanggungjawaban yang menerapkan e-sistem, agar bisa diikuti semua SKPD.

“Saat ini semuanya sistem e-planning, bagi para pemogram masukkan e-planning untuk APBD 2019, khususnya Bappeda untuk perencanaannya. Semua berbasis elektronik, sekali lagi semua SKPD diharukan dapat mengikuti perkembangan, ini juga khususnya di Kominfo,” pungkasnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)