Organisasi Cipayung  HMI, GMKI, PMKRI dan GMNI Komitmen Jaga Papua Damai

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sebagai garda terdepan, sekelompok organisasi pemuda yang tergabung dalam Kelompok Cipayung berkomitmen merangkul generasi muda di Papua untuk menjaga nilai-nilai perdamaian, dengan mengadakan kegiatan diskusi lintas Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), bertempat di Hotel Bunga Yotefa, Senin (16/4/2018).

 

Kegiatan tersebut di hadiri eksponen kelompok organisasi lainnya seperti BEM Unviersitas Cenderawasih,  BEM Hukum Yapis Papua,  Kelompok organisasi tingkat asrama hingga Paguyuban dan Komunitas lainnya.

 

Panitia Pelaksana kegiatan sekaligus pengurus HMI Cabang Jayapura, Putra Rumagia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan itu merupakan langkah progresif sebagai anak muda dalam merespon problem sosial yang hangat terjadi belakangan ini, seperti potensinya isu sara, ras, agama di Papua khususnya Kota/Kab Jayapura.

 

“Kami merasa perlu adanya rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh kelompok cipayung ini, sebab hal ini murni tanpa ada pesanan atau boncengan politik, hal ini semata mata karna umat dan bangsa yang butuh akan perdamaian, kebenaran dalam kehidupan sosial dalam aktivitas sebagai warga negara,” tandasnya

 

Selain itu, hal senada juga dipaparkan salah satu aktivis GMKI Cabang Jayapura, Hebert Amhoso, menurut Herbert damai sebenarnya sudah dalam diri manusia, karna setiap manusia memerlukan kedamaian, keadilan agar stabilitas keharmonisan kehidupan masyarakat selalu terawat dalam bingkai kebaikan.

 

“Kami berterima kasih dan mendukung penuh atas terlaksananya kegiatan ini, juga pada rangkaian kegiatan lainnya yang telah di agendakan. Mari kita sama sama membangun berkomitmen untuk selalu menjaga keharomisan dan kedamaian untuk menjaga papua tanah damai,” tegasnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua GMNI Cabang Jayapura Ricky mengatakan bahwa para pemuda sebagai generasi penerus harus peka dan netral dalam menyikapi masalah yang terjadi belakang ini di papua.

 

“Pemuda jangan mudah terprovokasi, tapi pemuda harus hadir untuk menjadi solusi untuk masyarakat,” singkatnya

 

Selain itu, Pengurus PMKRI Cab. Jayapura Jems mengungkapkan persoalan agama dan ibadah merupakan hubungan vertikal manusia dengan Tuhannya. Namun untuk menjalankan kehidupan sosial dibutuhkan kelakuan baik moralitas

 

“Hal ini yang harus dijalankan dalam aktivitas keseharian dalam hubungan baik dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu kegiatan diskusi publik ini yang diagendakan bertujuan untuk mempertemukan Kepala Daerah, Akademisi Dan Pengamat Sosial, TNI/Polri, Pemuda Hingga LSM dan Ormas untuk bersama sama berkomitmen menjaga papua tanah damai. Semoga kegiatan ini seluruh elemen dapat mendukung demi kebaikan dan kedamaian di tanah papua yang tercinta ini,” pungkasnya. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...