Tingkatkan Sinergitas, Disdukcapil Gelar Rapat Koordinasi Dengan Distrik

0
3

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Pemerintah kota Jayapura, Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil menggelar rapat koordinasi Kependudukan bersama kepala distrik, kepala kelurahan/kampung sekota Jayapura. Di hadiri 60 orang dari kepala distrik, kepala kampung, kepala kelurahan dan instansi terkait di lingkungan pemerintah kota. Selasa(10/4/2018),Hotel Grand Abe Jayapura. Kegiatan ini di buka dan di tutup secara khusus Oleh Wali kota Jayapura.

Ketua penyelenggara, Roosye L. Matulessy mengatakan, bahwa rapat koordinasi ini bertujuan sinergitas pemerintah distrik,Kepala kampung, kepala kelurahan, dengan pemerintah kota, provinsi dan pemerintah pusat. Sesuai undang-undang no.24 tahun 2013 tentang administrasi Kependudukan, pencatatan sipil lebih baik.

Ketua penyelenggara, Roosye L. Matulessy. (Fransisca /LintasPapua.com)

“Guna memberikan rasa aman kepada setiap warga negara sesuai moto dukcapil yaitu melayani dengan PASTI (Profesional,amanah,standarisasi,tepat, dan inovastif) dalam pelaksanaan pelayanan.Diharapkan adanya persepsi antara aparatur penyelengara administrasi dengan pemerintah distrik, kampung dan kelurahan,”

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., menuturkan bahwa Khususnya Kota Jayapura, manusia lahir hingga besar, menikah, meningal, menikah ada masalah ada akte perceraian, kalau lahir membutuhkan akte lahir melanjutkan garis keturunan, setelah dewasa akan mendapatkan e –  ktp yang menunjukan identitas dirinya, administrasi Kependudukan sangat penting, pemerintah kota mendapatkan penghargaan nomor satu ktp  – el hebat se indonesia.

Suasana Kegiatan. (Elsye Sanyi /HPP)

 

“Bahkan KPK. Kita banyak juga mendapatkan penghargaan, termasuk dari ISO, Data ini penting untuk pemilihan Gubernur, presiden dan Kabupaten. Pemerintah kota Jayapura mengucapkan terimakasih kepada dukcapil kota,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil kota Jayapura, Merlan S.Uloli, SE,MM., mengatakan, bahwa rakor administrasi kota yang pertama kita gelar di Kota Jayapura masih mencari bentuk untuk menyelesaikan 30 persen (%) carut marut kekurangan pencatatan ktp –  el dari jumlah penduduk di Kota Jayapura.

mERLAN uLOLI

“Mulai dua tahun lalu masih 70% saja pencatatannya, disebabkan dari Data Pasif, di wilayah lain bisa menyelesaikan perekaman hingga 100%.ini yang saya mau tuntaskan,” tandasnya. (Fransisca /LintasPapua.com)