Ancam Lapor Polda dan KPK RI,. Plt. Bupati Paniai Pertanyakan Penahanan Pasword  Simda

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pelaksana Tugas Bupati Paniai, Yohanes You mengatakan, pihaknya menyesalkan  adanya penahanan Pasword Simda oleh Mantan Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Paniai, HK, sehingga diminta yang bersangkutan .

Hal ini disampaikan Plt. Bupati Paniai, Yohanes You, kepada media di Jayapura, Selasa (10/4/2018) sore, sekaligus menegaskan, bahwa pihakya telah berkonsultasi dan bertanya lansgung kepada inspektorat dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua, selanjutnya diarahkan ke BPKP.

“Kami akan temui BPKP secepatnya hari Kamis ini, sehingga bisa bertanya dan memperoleh jawban yang jelas atas persoalan ini,” ujar Plt. Bupati Paniai, Yohanes You.

Dikatakan,  dampak dari penahanan pasword Simda untuk akses keuangan bagi Pemerintah Kabupaten Paniai, tentunya menjadi macet total pelayanan pemerintah secara maksimal.

Plt. Bupati Paniai, Yohanes You, saat memberikan keterangan pers. (LintasPapua.com)

“Bahkan bantuan dana desa juga terhambat hingga pelayanan pemerintahan lainnya, karena inilah akses keuangan daerah yang masih tertahan oleh penahanan pasword simda,” katanya.

 

Ditegaskan, bahwa dirinya sebagai pelaksanan bupati telah sesuai dengan keputusan menteri dalam negeri, sehingga  masalah pasword simda juga harus diserahkan baik.

“Kami tegaskan, bahwa jabatan bukan sesuatu yang abadi, sehingga harus segera menyerahkan pasword, sehingga kita bisa akses semua keuangan daerah, demikian kalau ada masalah juga harus dikomunikasi secara baik, sebab nantinya kita akan audit,” katanya.

Pihaknya meminta Mantan Kepala Bagian Keuangan Paniai, HK untuk kembalikan , tidak perlu khawatir dan ragu – ragu, maka tentu biusa dilihat dan tidak boleh caranya begini,  ini bukan jabatan seumur hidup

“Saya harapkan dipertanggungjawabkan secara profesional, Kalau ini benar dan ditanyakan ada apa, karena itu harus ada tanggungjawab, sebab tentunya berpengaruh pada pembanguan,” akuinya.

 

“Tentu berengaruh pada poembangunan dan saya berpikir untuk harus segera diselesaikan, karena  pembangunan tidak jalan, insentif pegawai dan dana desa belum jalan,  Jadi tolong dikembalikan dan ini sangat penting bagi daerah,” pintanya.

 

Diharapkan kepada mantan kadis keuangan, kembalikan supaya semua aktivitas bisa pulih, terutama aktivitas pengelolahan keuangan daerah.

“Jika masih temui jalan buntu, bukan tidak mungkin akan melaporkan semua ini kepada Polda Papua dan KPK RI, karena telah merugikan daerah dan ini telah berlangsung lama,” tandasnya. (*)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...