Rakerwil II PAN Bahas Target Kemenangan LUKMEN di Pilgub Papua

0
7
Ketua DPW PAN Papua Abock Busup (tengah) didampingi, Ketua DPC PAN Kota Jayapura Rustan Saru (kiri) dan Sekretaris DPW PAN Papua Y. Rumbairusy (kanan), saat memberikan keterangan kepada pers, disela-sela Rakerwil II PAN Provinsi Papua, kemarin, di Jayapura. (Erwin / HPP)

 

Ketua DPW PAN Papua Abock Busup (tengah) didampingi, Ketua DPC PAN Kota Jayapura Rustan Saru (kiri) dan Sekretaris DPW PAN Papua Y. Rumbairusy (kanan), saat memberikan keterangan kepada pers, disela-sela Rakerwil II PAN Provinsi Papua, kemarin, di Jayapura. (Erwin / HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua resmi dibuka pada, Rabu (4/4), di salah satu hotel bintang empat, di Jl. Ruko Pacific Permai, Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut, membahas dua agenda penting, yakni pemenangan pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur yang diusung partai berlambang “matahari putih bersinar cerah” itu.

Dalam konferensi pers, disela-sela Rakerwil tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Papua Abock Busup menjelaskan dua agenda yang menjadi pembahasan dalam kegiatan itu, pertama mengkonsolidasikan pemenangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) dalam Pilkada Gubernur Juni mendatang.

“Artinya, dalam Rakerwil ini baik seluruh kader, yang duduk di legislatif maupun sebagai kepala daerah serta pengurus di 29 kabupaten dan kota, supaya semuanya merapatkan barisan mempersiapkan secara matang memenangkan Lukmen pada Pilgub mendatang,” ucap dia.

Sementara agenda kedua, mempersiapkan seluruh kader untuk menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Sebab PAN Papua merasa perlu mempersiapkan sejak dini para kader yang bakal ikut pencalegan. Kalau tahun-tahun sebelumnya biasanya kita buka di sekertariat setelah itu rekrut di masing-masing kabupaten dan kota. Namun kali ini saya minta caleg di tingkat kabupaten, kota dan provinsi, dibahas bersama-sama pada Rakerwil ini,” sebutnya.

Hal penting lain yang akan menjadi pembahasan, lanjut Abock, membicarakan keterwakilan 30 persen perempuan yang nantinya dimasukan sebagai calon legislatif. Bahkan, dia mendorong untuk menempatkan perempuan pada nomor urut 1 dan 2.

“Kenapa kita tempatkan perempuan di nomor urut satu dan dua, sebab selain amanat UU kita juga ingin mendorong perempuan bisa berkarya di dunia politik. Namun tentu kita ingin menilai intelektual dan kemampuan mereka terlebih dahulu apakah layak atau tidak”.

“Namun kita tetap mendorong perempuan untuk bisa jadi caleg hanya DPW tidak bertanggung jawab untuk yang bersangkutan  bisa masuk DPR atau tidak. Maksudnya, baik laki-laki dan perempuan harus sama-sama berjuang mencari suara agar bisa masuk di DPRD,” jelasnya.

Sementara pada Pileg 2019 mendatang, Abock berharap di seluruh kabupaten dan kota mampu meraih 60 kursi. Kemudian 1 kursi di DPR RI serta kursi pimpinan DPR Papua. Seluruh strategi pemenangan akan dibahas dalam Rakerwil tersebut, guna mempersiapkan PAN supaya mampu bersaing dengan partai besar lainnya di Papua. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)