Miras Oplosan, Empat Warga Lanny Jaya Tewas 

0
102
jenis minuman keras yang disita. (ISTIMEWA)

Ilustrasi Pemusnahan Sebanyak 8835 botol dan kaleng miras yang dimusnahkan di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu kemarin. (Erwin)JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Empat warga Distrik Mokoni, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, dilaporkan harus meregang nyawa setelah mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan.

 

Anggota DPR Papua, Deerd Tabuni mengungkapkan jika pihaknya mendapatkan laporan bahwa empat warga yang tewas itu, dua diantaranya merupakan kepala kampung. Setelah mereka pesta miras oplosan.

 

“Informasi yang saya terima, ada lima warga yang mengkonsumsi miras oplosam, dua diantaranya kepala kampung. Setelah mereka minum, 4 orang meninggal termasuk dua kepala kampung itu,” kata Deerd Tabuni di Jayapura, Rabu (4/4).

 

Kepala Kampung Mokoni, Opla Murib telah meninggal dunia akibat minuman oplosan pada Senin (2/4), setelah sempat dilarikan ke RSUD Tiom.

 

Begitu juga Kepala Kampung Popume, Malilu Tabuni juga tewas usai menenggak miras oplosan tersebut.

 

“Informasinya dia meninggal Rabu (4/4) usai dirawat dua hari di rumah sakit Tiom dan dua warga lainnya juga tewas, dua orang mati di tempat. Jadi, ada 4 orang yang tewas akibat miras oplosan, 1 orang warga masih dirawat intensif,” katanya.

 

Sebagai anggota DPR Papua, Deerd Tabuni mengaku sangat prehatin dengan tewasnya empat warga Lanny Jaya akibat menenggak miras oplosan tersebut.

 

Ia meminta kepda Pemkab Lanny Jaya untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah tersebut. Apalagi, Pemprov Papua sudah mengeluarkan perdasus larangan produksi, peredaran dan penjualan miras di Papua untuk memberikan perlindungan terhadap orang Papua.

 

“Pemkab Lanny Jaya harus serius terhadap masalah ini dan harus ada tindakan. Tidak boleh ada yang jual miras atau minuman oplosan itu,” tegasnya.

 

Deerd Tabuni juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses secara tuntas kasus tersebut, termasuk menyeret penjual atau yang membuat miras oplosan tersebut. (bat/ab/ Koran Harian Pagi Papua))