Bank Papua Mulai Bayarkan Gaji Guru Seluruh Papua

0
253
Kepala Kantor Cabang Utama Bank Papua, Eddy Tamtomo. (Tania /HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA )- Managemen Bank Papua memastikan masalah gaji ASN yang belum terbayarkan tidak akan berlarut, dimana hingga April 2018 ada 14 Kabupaten dan 1 Kota yang sudah di bayar yakni Kabupaten Boven Digoel, Nabire, Jayapura, Mimika, Jayawijaya, Mapi, Paniai, Merauke, Nduga, Asmat, Yapen, dan Puncak Jaya.

“Namanya ini kan masalah administrasi pemindahan dari Kabupaten Kota ke Provinsi saja, namanya pegawai negeri itu sudah pasti di gaji, paling lambat bulan Juni ini semua sudah selesai,” jelas Kepala Kantor Cabang Utama Bank Papua Eddy Tamtomo kepada HPP diruang kerjanya Rabu (4/4) sore.

Ia juga mengatakan, untuk penyelesainnya memang tidak mudah, karena tarik ulur antara Kabupaten Kota dan Pemerintah Provinsi.

Sedangkan untuk Kabupaten Numfor, Sarmi, Yahukimo, Tolikara, Waropen per Januari hingga Maret 2018 kata Eddy sudah terbayarkan.

“Masalahnya hanya di adminstarsi saja, jadi kalau sudah terpenuhi pasti Provinsi akan membayar,” jelasnya.

Dijelaskannya, guru SMA/SMK di Papua ada 5000 yang di pindahkan ke Provinsi, yang sudah trima gaji sampai April sebanyak 3.514 orang.

Dari 5.000 tenaga pendidikan di tingkat SMA/SMK debiturnya di Bank Papua secara keseluruhan ada 2.428 orang, dengan debit Rp121 Miliar.

Khusus di Kabupaten Boven Digul, Nabire, Januari, Februari, Maret belum dibayar, April sudah dibayar tetapi khusus hanya untuk gaji di bulan April.

“Kami tidak potong seluruhnya, yang masuk itu kan tergantung gajinya, masuknya itu bulan apa saja, misalnya dia terima gaji tiga bulan berarti otomatis kami terima tiga bulan, namanya saja ini kan ini kredit berpenghasilan tetap,” tegasnya.

Untuk dendanya sendiri, lanjut Eddy pihaknya tidak serta merta mengenakan denda karena masalah tersebut bukan kesalahan dari nasabah itu sendiri, yang ia yakinkan gaji para ASN pasti akan dibayar. (Nia/ab / Koran Harian Pagi Papua)).