Pemda Jayawijaya Buka UNBK Tingkat SMK Kota Wamena

0
672
Bernard Simson Mahalangen, Kepala Sekolah SMK YSO Ninabua (Ema)
Bernard Simson Mahalangen, Kepala Sekolah SMK YSO Ninabua (Ema)

96 Siswa SMK YSO Ninabua Wamena Ikut UNBK

WAMENA (LINTAS PAPUA)  –  Sebanyak 96 Siswa dan siswi yang ada di SMK YSO Ninabua Wamena mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan kegiatan itu dibuka langsung oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Kegiatan tersebut dilaksankan di 4 ruang kelas SMK YSO Ninabua Wamena Selasa (3/4/2018) yang terbagi dalam 2 SIF, dan kegiatan UNBK untuk tingkat SMK itu dibuka lansung oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam hal ini Sekretaris Dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budihandoyo.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaen Jayawijaya melalui Sekretaris dinas pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budihandoyo menjelaskan, UNBK kali ini diikuti oleh 6 SMK yang ada di Kabupaten Jayawijaya, 5 diantaranya mengikuti UNBK menggunakan computer dan 1 SMK tidak menggunakan computer, hanya menggunakan sistim manual atau kertas pensil, karena jaraknya jauh berada di luar kota.

 

Dijelaskan, jumlah peserta UNBK tingkat SMK yang mengikuti UNBK berjumlah 587 siswa yang terdiri dari SMK Sidratul Muntahana 222 orang, SMK YSO Ninabua 96 orang, SMK Yapesli 128 orang, SMK Yasores 100 orang , SMK Negeri I Wamena 20 orang dan SMK Arastamar 21 orang.

 

Menurutnya, dirinya sudah dapat memastikan bahwa dalam pelaksanaan UNBK sejak tanggal 3 hingg 7 nanti, tidak akan terjadi pemadaman listrik, karena pihaknya sudah melayangkan surat kepada PT PLN Wamena dan PLN Wamena telah memastikan hal itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK YSO Ninabua Wamena, Bernard Simson Mahalangen mengungkapkan, pelaksanaan UNBK di SMK YSO Ninabua Wamena berjalan aman dan lancar, hanya saja pihaknya mengalami kendala pasokan arus listrik.

 

“Kami di SMK YSO Ninabua hanya kekurangan voltase listrik, kita membutuhkan 220 volt ouput yang diterima, tetapi yang tersedia hanya 200 volt, ini mempengaruhi daya kerja perangkat komputer yang digunakan, kadang juga ada yang mati tiba -tiba karena voltase ya tidak stabil, tapi kami telah menyediakan genset sebagai cadangan,” jelas Kepala Sekolah SMK YSO Ninabua Wamena.

 

Dijelaskan, yang diujiankan di SMK YSO Ninabua Wamena berasal dari 7 kompetensi keahlian seperti teknik Gambar Bangunan, konstruksi kayu, batu beton, kendaraan ringan, sepeda motor, instalasi tenaga listrik dan teknik komputer dan jaringan.

 

“Untuk hari pertama ini yang diujiankan matematika, dan selanjutnya diikuti Bahasa Inggris,  materi kejuruan dan yang terakhir  Bahasa Indonesia,” kata Bernard.(ema)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here