70 Orang di Kota Jayapura Ikuti Seminar Sistem Pertahanan Negara

0
132
Pejabat Perwakilan Kementrian Pertahanan (PKP) Provinsi Papua,  Kolonel Laut Drs. Muhaimin S.Sos.,, saat membawakan sambutannya. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Kementerian Pertahanan Negara Perwakilan Papua melaksanakan seminar sistem pertahanan semesta dengan tema melaksanakan pertahanan negara, yang bersifat semesta dalam menghadapi ancaman militer ancaman nirmiliter dan ancaman hibrida.

 

kegiatan di ini di hadiri 70 orang undangan dari ASN, TNI, masyarakat umum, perwakilan mahasiswa, perwakilan Polres, Kesbangpol,dan perwakilan LSM, Rabu(4/3/2018), Aula TP PKK Kota Jayapura.

 

mengatakan, pentingnya fungsi seminar pertahanan menyeluruh bagi Republik Indonesia

“Saat ini Kementrian Pertanahan memiliki 34 kantor pertahanan untuk Papua di Jaya asri, peran pertahanan negara, yang mana fungsi kami adalah kepanjangan tangan dari kementrian keamanan Republik Indonesia, Guna mendukung pertahanan negara,”  katanya.

 

Ditegaskan, bahwa juga pihaknya siap  menjembatani aspek pertahanan nasional, menjaga segala aspek, pendataan pertahanan pembangunan nasional.Melaksanakan keamanan untuk seluruh rakyat Republik Indonesia diselengarakan terpadu, terarah dan menghindarkan dari ancaman.

 

Muhaimin  menjelaskan,  tujuan pertahanan negara tidak selalu dari pihak militer saja

“Hakekat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan negara yang bersifat semesta didasarkan atas hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesla. Tujuan menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan NKRI dan keselamatan bangsa lndonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan. Gerakan pertahanan negara dilaksanakan melalui usaha membangun dan membina kemampuan. Daya tangkal negara dan bangsa serta menanggulangi setiap ancaman,” katanya.

Wakil Wali Kota Jayaputra, Ir. H. Rustan Saru, MM., saat diwawancara. (Fransisca/LintasPapua.com)

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, mengungkapkan ancaman yang sebenarnya adalah dimana kita tidak mempersiapkan hidup kita dan kehidupan generasi selanjutnya

 

“Kegiatan ini sangat penting, karena kita berada di wilayah paling timur, beragama agama dan budaya, ini tantangan dan bisa menjadi ancaman, makin beragam makin sulit mengaturnya, Pesan walikota seminar ini di ikuti dengan baik, materi kebangsaan sering kita lupakan, mari kita isi hasil dari perjuangan para pahlawan kita dengan baik. Negara akan maju tergantung pada generasi muda,” tuturnya. (Fransisca / LintasPapua.com)