Pesta Miras di Arso Kota Berujung Maut

0
720
Korban miras arso dirawat. (ISTIMEWA)
Para korban Pesta Miras di Arso Kota saat dirawat di RSUD Kwaingga, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Akibatnya enam orang tewas dan enam lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Kwaingga, Keerom.

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Sebanyak 6 orang tewas dan lima lainnya terpaksa terkapar (baca, dirawat) di RSUD Kwaingga, Keerom, karena mengkonsumsi miras secara bersama-sama alias pesta miras di Arso Kota, Kab, Keerom pada Rabu-Kamis (27-28/3). Tepatnya kejadian tersebut dirumah salah seorang korban yaitu EB (50 tahun).

Para korban yang meninggal adalah KB (23 tahun), HB (16 thn), EB (50 Tahun), HK (53 Tahun), VB (51 tahun) dan NB (19 thn). Sementara korban yang masih dirawat di RS adalah LT, OE, NU, NB, HT dan YW. Para korban yang meninggal, menghembuskan nafas terakhirnya secara bertahap sejak mengeluhkan sakit perut pada Jumat (30/3) dinihari hingga korban terakhir pada Minggu (1/4).

Dari keterangan yang dikumpulkan, diketahui bahwa para korban ini secara bersama-sama mengkonsumsi miras jenis Mansion House (Whisky), di rumah korban EB pada hari Selasa (27/3) sekitar pukul 10.00 Wit s.d   Rabu (28/3) secara bersama-sama.

Kemudian keesokan harinya Jumat (30/3) sekitar pukul 02.00 wit dinihari, karena mengeluh sakit perut, salah seorang korban KB dibawa ke RSUD Kwaingga. Namun penanganan medis yang dilakukan tak mampu menolong korban hingga korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.50 Wit.

Selanjutnya pada pagi hari pukul 09.30 Wit,  korban HB dibawa oleh keluarganya ke RSUD Kwaingga , namun korban menemui nasib yang sama. Demikian juga menyusul salah seorang korban lainnya HK. Berikutnya juga untuk korban terakhir NB dan VB yang sempat kritis akhirnya meninggal dunia pada hari Minggu, atau tiga hari setelah mengkonsumsi Miras.

jenis minuman keras yang disita. (ISTIMEWA)

Atas peristiwa jajaran Polres Keerom kemudian melakukan penyitaan barang bukti dari rumah tempat kejadian yaitu rumah korban EB. Polisi ini kemudian berhasil mengamankan barang bukti berupa 15 Botol Mansion House ( Whisky ) masih tersegel dan 3 Botol Kosong Mansion House (Whisky).

Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto SIK, SH, saat dikonfirmasi atas peristiwa ini membenarkannya. ‘’Dari kejadian ini barang bukti yang telah kami amankan berupa 14 (empat belas) Botol Mansion House ( Whisky ) masih tersegel dan 3 (tiga) Botol Kosong Mansion House ( Whisky ) dan tentunya kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini,’’ungkapnya kepada HPP, kemarin.

Ditambahkan untuk mengetahui kandungan yang ada dalam Miras yang dikonsumsi para korban, direncanakan hari ini (selasa, 03/4) barang bukti yang ada akan dibawa ke BPOM Jayapura. Tak lupa ia menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan berharap ini menjadi pelajaran.

‘’Saya himbau agar masyarakat di Keerom semuanya untuk berhenti mengkonsumsi Miras apalagi dengan melakukan campuran-campuran, karena berakibat adanya peristiwa seperti ini. Diharapkan ini adalah peristiwa terakhir di Keerom,’’pesannya. ((rif/ej/ Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here