Pantau Penanganan TB, Menkes Dialog Langsung Bupati Jayapura

0
292

SENTANI (LINTAS PAPUA)   –  Hari TB (Tuberculosis) sedunia yang dicanangkan serentak seluruh Indonesia, Sabtu (24/3/2018) lalu oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek turut dicanangkan di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, pun menindaklanjuti pencanangan itu untuk dilaksanakan secara proaktif oleh para pelaku dan juga penggiat pengentas penyakit TB (Tuberculosis) di Bumi Khenambay Umbay yang dimotori jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura serta stokeholder yang ada.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, hadir sekaligus membuka acara peringatan Hari TB Sedunia dan melakukan video conference dengan Menkes RI Nila Moeloek yang dipusatkan di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, yang juga didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Jayapura Khairul Lie, S,KM,  M.Kes.

Turut hadir Direktur RSUD Youwari Dr. Petronella Marcia Risamasu, Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura Dra. Hanna Hikoyabi, unsur Forkompimda dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Jayapura.

Dalam sambutannya, Menkes Nila Moeloek mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengakhiri penularan TB di semua wilayah Indonesia.

“Saya ajak seluruh masyarakat untuk kita bersama-sama mengetuk pintu warga penderita TB dan memberikan edukasi kepada mereka untuk patuh berobat. Mari kita ajak penderita TB dan kusta untuk tidak menyembunyikan diri. Karena kita harus putus mata rantai penyebaran virus TB dan juga kusta,” ajak Menkes RI Nila Moeloek ketika melakukan video conference dengan Bupati Jayapura pada peringatan Hari TB Sedunia tingkat Kabupaten Jayapura, Sabtu (24/3/2018) lalu.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, kepada media ini usai videoconference dengan Menkes RI mengatakan, kalau Kabupaten Jayapura ikut terpilih dari 500-an kabupaten/kota di seluruh Indonesia, itu berarti ada karya-karya besar yang dikerjakan oleh para kader dan juga para medis.

“Kita beri apresiasi kepada semua petugas yang telah bekerja. Hal itu merupakan satu bukti nyata di seluruh Indonesia kali ini. Oleh karena itu, apa yang telah kita capai ini perlu kita syukuri, bahwa pekerjaan kemanusiaan tidak terlepas dari campur tangan Tuhan,” ucap Bupati Mathius.

Bupati Mathius menyatakan, dirinya percaya kepada seluruh kader maupun petugas juga meyakini semua itu bahwa masalah keselamatan, masalah kehidupan, masalah toleransi dan kebersamaan ini. “Siapapun dia, ketika kita berhadapan dengan seorang manusia bahwa kash diatas segala-galanya. Hal ini yang sudah terjadi dan apa yang kita kerjakan, saya percaya Tuhan hadir di dalam tugas-tugas kita,” katanya.

Menurut Bupati Mathius, terpilihnya Kabupaten Jayapura dari ratusan daerah di Indonesia ini adalah satu keajaiban bagi dirinya, karena dari sejumlah kabupaten/kota mungkin mempunyai fasilitas yang cukup memadai dan juga mempunyai akses yang bagus.

“Tetapi semangat untuk berjuang itu pasti berbeda, dan itu yang bapak/ibu miliki di daerah Kabupaten Jayapura ini. Kita berharap tahun-tahun mendatang di Kabupaten Jayapura tidak ada lagi penderita TB. Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Jayapura maupun Pemerintah Provinsi Papua, kami mengapresiasi dan juga menyampaikan ucapan terima kasih untuk semua kerja keras kita,” tuturnya. (Irfan / KoraN Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here