LHKPN Jhon Banua dan Marten Yogobi Sudah Sah Menurut Hukum

0
119
Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy dan Komisioner KPU Jayawijaya, Adi Wetipo, Saat Menggelar Jumpa Pers di Gedung Kantor KPU Jayawijaya. (Ema/HPP)
Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy dan Komisioner KPU Jayawijaya, Adi Wetipo, Saat Menggelar Jumpa Pers di Gedung Kantor KPU Jayawijaya. (Ema/HPP)

WAMENA  (LINTAS PAPUA) – Divisi Hukum KPU Provinsi Papua, Tarwinto menjelaskan, Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya atas nama Jhon Banua dan Marten Yogobi sudah dikatakan sah menurut peroses tahapan dan aturan yang berlaku di negara ini.

 

Hal tersebut ditegaskannya, Senin (26/3/2018) saat meggelar jumpa konferensi pers di kantor KPU Provinsi Papua.

Dijelaskannya, hal ini dapat dipertegas karena pasangan Jhon Marten telah memasukannya pertanggal 23 Januari 2018 dan hal itu masuk dalam ring perbaikan sesuai dengan jadwal perpanjangan pendaftaran bakal pasangan calon.

“Kalau masyarakat sangkakan KPU lakukan pekerjaan tidak benar, itu saya tegaskan bahwa hal itu sudah tidak bear, karena tahapan perbaikan sudah dilakukan oleh pasangan calon Jhon – Marten dan mereka berdua sudah masukan pada tanggal sebelum batas waktu perbaikan,” kata Tarwinto.

Calon Tunggal Pilkada Jayawijaya, Jhon Ricard Banua, SE, MSi dan Marten Yogobi, SH.M.Hum saat ditetapkan oleh KPU Kabupaten Jayawijaya Senin (12/2). (Naftali/HPP)

Terkait LHKPN pasangan calon Jayawijaya sudah tidak ada lagi yang perlu  dipermasalahkan, karena sudah sesuai  dan tidak ada keterlambatan dan telah dianggap sah oleh KPU.

Devisi Teknis KPU Provinsi Papua, Beaatrix Wanane menjelaskan, langkah yang diambil oleh KPU Provinsi Papua dalam hal ini Devisi Tekniklangsung memanggil KPU Jayawijaya guna mempertanyakan berkaitan dengan surat KPU RI Nomor 148.

Dikatakan, pasangan calon Jhon Marten sudah melakukan pendaftaran dan memasukan LHKPN pada pendaftaran awal pada tanggal 8 – 10 Januari telah mendaftar menggunakan LHKPN 2016 dan itu sah.

Dijelaskan, peroses tahapan berjalan sesuai dengan aturan dan pada saat adannya perpanjangan pendaftaran bakal calon, pasangan Jhon Marten telah mendaftar kembali LHKPN.

“Karena di KPU hanya satu pasangan calon ang mendaftar, maka KPU Jayawijaya diperintahkan membuka pendaftaran baru dan diminta 3 hari, LHKPN pasnagan calon Jhon dan Marten Yogobi sudah memasukan LHKPN terbaru pada tanggal 24 Maret dan kami melakukan klarifikasi ke KPU RI maka jawabannya ialah LHKPN inilah telah dikatakan bahwa LHKPN yang digunnakan adalah sah dan memenuhi syarat,” tegas Wanane.

Dikatakan, KPU RI telah meminta kepada KPU Jayawijaya untuk melakukan jumpa  pers untuk menyatakan bahwa LHKPN sesuai surat 148 untuk Paslon di Jayawijaya sudah sah karena sesuai dengan berita acara dan hal itu masih ada dalam rens perbaikan untuk dokumen syarat calon.

“KPU RI meminta kepada KPU Jayawijaya yang didampingi KPU  Provinsi Papua dan unntuk itu, LHKPN psangan calon Jhon – Marten sudah sah,” kata Wanane.

Sementara itu, Ketua KPU Jayawijaya, Adi Wetipo menegaskan, untuk  LHKPN Pasangan Calon Jhon Banua dan Marten Yogobi  telah di lakukan klarifikasi kepada KPU RI di Surabaya dan Jakarta.

Komisisoner KPU Provinsi Papua, Tarwinto dan Beatrix Wanane, saat Menggelar Jumpa Pers di Gedung Kantor KPU Jaawijaya (Ema)

Dikatakannya, dari tahapan yang dilakukan, KPU Jayawijaya sudah melakukan prosesnya sesuai dengan regulasi yang ada di Neara Republik Indonesia,  dan terkait tuduhan yang dilontarkan oleh Foberja itu sama sekali tidak berdasar.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Papua,  Adam Arisoy menjelaskan, pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada 3 Kabupaten, diantaranya Deiyai, Jayawijaya dan Puncak. (ema)