Bupati Mathius Harap Ada Data Akurat Penanganan Tuberculosis

0
290
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., saat diwawancara. (Irfan / Koranm Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS  PAPUA)  – Tuberculosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC itu merupakan masalah kesehatan serius dan terbesar kedua di dunia setelah HIV, dikarenakan penyakit TBC ini sangat mudah penularannya. Untuk itu sangat diperlukan penanganan sedini mungkin dan hal ini harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat. Sehingga harus ada data yang akurat dan valid yang disajikan antara Pemerintah Distrik dan Kampung dengan Puskesmas terkait masyarakat yang menderita TB.

Hal ini disampaikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si, dalam sambutannya saat membuka acara peringatan Hari TB Sedunia dan videoconference dengan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Moeloek, yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (24/3/2018) lalu.

Selanjutnya Bupati Mathius menyampaikan, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat Distrik maupun Kampung serta dirinya meminta kepada Puskesmas dan para kader agar penanganan TB ini bisa terintegrasi dengan program-program pemberdayaan kampung.

“Saya berharap kita bisa mendapatkan data yang valid dan data yang akurat disetiap kampung mengenai penemuan-penemuan masyarakat yang mengalami TBC,” harap Bupati Mathius.

Ia juga menginginkan hal ini harus menjadi sebuah data yang akurat agar bisa menjadi gerakan bersama di seluruh wilayah Kabupaten Jayapura dalam menangani penyakit TB tersebut.

“Saya sampaikan kepada aparat kampung dan distrik, dengan adanya data ini bagaimana semua bisa terlibat. Contoh di tingkat kampung itu bisa direncanakan dengan dana-dana yang turun ke kampung, paling tidak ada transportasi untuk bawa ke Puskesmas untuk mengatasi penularan penyakit itu,” ujarnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here