Kehadiran Gereja Ikut Menentukan Perubahan Dasar  Pembangunan di Kota Sentani

0
417
Kepala Distrik Sentani, Alfons Awoitauw, S.IP., terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Jayapura (Lala/HPP)
Kepala Distrik Sentani, Alfons Awoitauw, S.IP. (Lala/HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  – Kepala Distrik Sentani, Alfons Awoitauw, S.IP mengatakan, bahwa kehadiran Gereja di wilayah Kabupaten Jayapura khususnya di Distrik Sentani dinilai sangat menentukan perubahan mendasar dalam pembangunan segala bidang di wilayah ini.

 

 

“Di kampung-kampung masyarakat lebih mendengar pimpinan jemaat, sebab itu, kehadiran gereja hendaknya dijadikan sebagai mitra oleh pemerintah sehingga tercipta sinergitas pembangunan antar semua komponen masyarakat di kota ini,” ujar Kadistrik Alfons kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

 

 

Dikatakan, perubahan mendasar yang di lakukan gereja di tengah masyarakat seperti mengajak warga gereja yang notabene sebagai warga jemaat untuk hidup secara tertib dan saling mengharga dalam kasih persaudaraan untuk membangun wilayah Distrik Sentani.

 

 

Dikemukakan, pimpinan gereja di setiap jemaat yang tersebar di kampung-kampung memiliki pengaruh yang besar dalam mempengaruhi warga untuk terlibat secara langsung dalam mengsukseskan setiap program yang di turunkan ke kampung.

 

 

Menurutnya, sejak awal perkembangan pembangunan yang pesat di Kabupaten Jayapura tidak terlepas dari peran serta semua komponen termasuk peran gereja. Sebab itu, sampai saat ini gereja hendakanya di jadikan mitra.

 

 

“Kami di Distrik Sentani, sejumlah kampung telah mengalami kemajuan pembangunan yang pesat karena campur tangan gereja. Gereja terlibat secara langsung dalam mendoakan serta melayani umat Tuhan yang juga sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tegasnya.

 

 

Dijelaskan, kemitraan antara pihak distrik dan gereja di wilayah Sentani sudah memberikan buah. Keamanan, ketertiban dan kenyamanan yang di temui selama ini di Kota Sentani dan sekitarnya berkat nasihat dan ajak para hamba Tuhan.

 

 

Dirinya mengajak kepada pihak gereja di wilayah Sentani untuk terus memberikan kesempatan kepada pemerintah guna menjadi mitra, dengan demikian pembangunan warga gereja dari aspek pengembangan ekonomi dan aspek lain selain aspek rohani menjadi tanggungjawab pemerintah.

 

 

“Kemitraan yang baik tentu akan berdampak baik terhadapa kehidupan bermasyarakat dan berjemaat. Untuk itu, marilah kita mempertahankan kemitraan ini untuk saat ini dan waktu yang akan datang,” harap Alfons Awoitauw. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here