Reno Salampessy Wakili Papua Berkesempatan Jumpa  David Beckham

0
459
Ricardo Salampessy ketika memberikan ketarangan pers sebelumnya. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  – Reno Salampessy menjadi salah satu dari dua anak yang akan mewakili Papua untuk berkesempatan bertemu dengan mantan punggawa Manchester United dan Real Madrid, David Beckham di Jakarta pada hari Sabtu (25-3) di Jakarta.

Dari informasi yang dihimpun, pria mantan Timnas inggris ini datang ke Indonesia dengan diinisiasi oleh perusahaan asuransi internasional, AIA, suami dari Victoria Beckham datang ke Indonesia sebagai global ambassador AIA dan akan mengkampanyekan gaya hidup sehat yang bertajuk “what’s your Why” serta melakukan coaching Clinic kepada anak-anak perwakilan dari beberapa Provinsi di Indonesia, serta beberapa kegiatan lainnya.

Rano yang baru menduduki bangku kelas V di SD Kalam Kudus Jayapura, merasa mimpinya jadi kenyataan untuk berjumpa dengan salah satu Idolanya.

“Saya sangat senang sekali, dan ini adalah mimpi saya ingin bertemu dengan David Beckham, nanti saya akan minta foto sama dia” ungkap Rano saat ditemui, Sabtu (23/3) siang kemarin di Stadion Mandala Jayapura.

Rano yang merupakan pemain SSB Batik ini yang bercita – cita untuk meneruskan profesi ayahnya sebagai pemain bola profesional. Mengatakan jika keinginan besarnya berhasrat untuk memperkuat Persipura Jayapura nantinya.

“Saya cuman mau seperti ayah saya, saya mau jadi pemain bola dan saya mau bermain untuk Persipura. Karena Persipura adalah tim besar,” ungkap pria yang mengidolakan Messi dan Neymar ini.

Diwaktu yang sama, punggawa Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy, ayah dari Reno Salampessy mengatakan pertemuan tersebut merupakan satu kebanggaan tersendiri baginya, dimana buah hatinya diberikan kesempatan untuk bertemu dengan salah satu mantan pemain yang berlebel bintang.

“Semoga bisa menjadi pengalaman buat dia kedepan,” katanya.

Disinggung soa bakat yang dimiliki oleh Rano,  dirinya mengatakan akan mendukung sepenuhnya cita – cita anaknya itu.

“Saya tidak memaksakan dia untuk menjadi  pemain bola, namun jika dia punya keinginan kesana kita orang tua hanya turut mendukung, soal cita – cita mereka biar mereka yang menentukan,” tutupnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here