Putra – Putri Asli Keerom Diharapkan Bisa “Tembus” Polisi

0
511
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, SIK, dan perwira polres serta anak-anak Keerom usai mengikuti kegiatan penandatangan MOU antara kedua pihak di Keerom, Selasa (20/3/2018). (Arif .HPP)
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto, SIK, dan perwira polres serta anak-anak Keerom usai mengikuti kegiatan penandatangan MOU antara kedua pihak di Keerom, Selasa (20/3/2018). (Arif .HPP)

Polres dan Pemkab Tandatangani MOU pelaksanaan bimbingan pelatihan Jelang Seleksi Polri

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka memberikan peluang yang baik kepala putra dan putri Keerom, baik OAP asli Keerom maupun non Papua kelahiran Keerom, untuk berhasil mengikuti seleksi anggota Polri, maka Pemkab Keerom telah melakukan penandatangan MOU dengan Polres Keerom untuk melaksanakan bimbingan pelatihan menjelang seleksi tersebut.

Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, dan Kapolres Keerom, AKBP. Muji Windi Harto menandatangani kesepakatan atau MOU tersebut di Ruang Rapat Bupati Keerom, Selasa (20/3). Adapiun kesepakatan tersebut adalah menyangkut pelaksanaan bimbingan pelatihan putra-putri daerah asli Papua dan non Papua kelahiran Kabupaten Keerom dalam menghadapi seleksi penerimaan anggota POLRI.

Usai penandatanganan dan serah teriam MOU, Kapolres Keerom mengemukakan bahwa pelaksanaan Bimbingan pelatihan ini dimaksudkan agar dalam pelaksanaan seleksi anggota Polri nantinya, anak-anak dari keerom telah siap baik dari sisi fisik atau jasmani, psikologi, kesehatan dan akademik.

‘’Dalam pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri sesuai UU Otsus, bahwa perekrutan mengutamakan perekrutan untuk putra asli Papua dan non Papua Kelahiran Keerom. Karena diharapkan putra-putri terbaik Kab keerom bisa menjadi polisi,” katanya.

Disampaiakn, abhwa  sekarang Polisi yang bagaimana? Tentunya diharapkan yang bersifat humanis, maka sebelum pelaksanakaan tes penerimaan dilakukan pelatihan baik jasmani, psikology, kesehatan dan akademi.

Sementara itu, Bupati Keerom, Muh. Markum, SH, MH, MM, mengemukakan,  bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom mendorong untuk kegiatan ini berjalan baik karena tentunya akan mendorong anak-anak Keerom dan non Papua kelahiran Keerom untuk bisa berkiprah lebih banyak dan lebih baik di kepolisian.

‘’Nanti anak-anak kita yang telah memenuhi syarat ini akan mengikuti bimbingan pelatihan dari Polres Keerom agar mereka sudah siap dari beberapa hal tadi. Dan diharapkan tugas ini bukan hanya dari polisi atau tim tapi juga untuk orang tua calon pendaftar polisi tersebut,’’ lanjutnya.

Disebutny,  bahwa secara fisik dan mental, calon pendaftar polisi harus dijaga baik agar tidak terkotori dengan hal-hal yang dilarang.

‘’Kita tahu polisi tentunya miliki syarat diantaranya fisik baik dan sehat, maka tugas keluarga agar jaga anaknya jangan sampai Miras, obat –obatan atau ganja. Kalau ini tak bisa dikontrol maka ini akan merugikan mereka saat tes nanti karena secara fisik akan ketahui ia suka miras atau pernah konsumsi barang terlarang, maka ini tugas kita untuk mengawalnya,’’pungkasnya.

Pada kegiatan ini,  Kapolres Keerom hadir beserta rombongan yaitu, Kabag ren Polres, Kompol Yosep Goran, Kabag Sumda Kompol Arifin, Kasatintelkam AKP Ferdinan Manuputty dan lain-lain. Sementara dari Pemkab Keerom, selain Bupati, juga hadir Asisten I Setda Keerom, Sucahyo Agung DA, Kabag Umum Slamet dan Kadis Perhubungan, Irwan. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here