Pemkot Jayapura dan Keerom Tanda Tangan MoU Untuk Pembangunan

0
193
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano dan Bupati Keerom, Muh. Markum.,   tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) dibidang penanaman modal dan perizinana terpadu satu pintu di Aula Kantor Bupati Keerom.  (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)  
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano dan Bupati Keerom, Muh. Markum.,   tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) dibidang penanaman modal dan perizinana terpadu satu pintu di Aula Kantor Bupati Keerom.  (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Dalam rangka mendukung peningkatan pelayanan publik yang baik, tepat waktu, efektif dan terbuka kepada masyarakat di Kabupaten Keerom, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura telah bertekad untuk siap membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom guna meningkatkan pembangunan dan perekonomian di wilayah Kabupaten Keerom. 

Komitmen itu diungkapkan oleh Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM pada saat penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Keerom dan Pemkot Jayapura, dibidang penyelenggara pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Keerom, bertempat di Aula Kantor Bupati Keerom, Selasa (20/3).
Mewakili masyarakat dan Pemkot Jayapura, Mano memberikan apresiasinya kepada Bupati Keerom yang memiliki relevansi dan kreatif untuk melakukan perubahan diwilayah kerjanya.
“Dibutuhkan komitmen dari seorang pemimpin untuk membuat perubahan diwilayah kerjanya untuk melayani masyarakat dengan baik. Untuk itu kami siap membantu dan mendampingi Bapak Bupati Keerom hingga pada penetapan Peraturan Daerah nanti. Dan pelayanan ini diberikan secara gratis oleh kami,” ucap Wali Kota Jayapura.
Sebagai role model diwilayah Indonesia Timur yang direkomendasikan KPK, Mano berjanji juga bahwa pihaknya siap membantu tidak hanya di bidang DPMPTSP saja, melainkan dibidang kependudukan dan pencatatan sipil, pendapatan daerah, serta pengadaan barang dan jasa dan bidang lainnya. Dikarenakan Kota Jayapura sudah menerapkan sistem e-goverment yang didalamnya ada e-budgeting, e-planning, serta e-musrenbang, sehingga sudah terbukti memiliki kualitas terbaik dalam pelayanan publik.
penandatanganan MOU Pemkab Keerom dan Wali Kota Jayapura. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)
“Kami ingin agar Kabupaten Keerom juga bisa sama seperti Kota Jayapura, dalam hal pelayanan publik yang cepat, tepat, efisien, efektif, transparan dan akuntabel kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Keerom, Muh. Markum, SH., MH., MM., berterina kasih kepada Wali Kota Jayapura dan berharap dengan penandatanganan nota kesepahaman itu, baik sumber daya manusia, perangkat dan sarana dalam rangka mendukung pelayanan publik oleh Pemkot Jayapura kepada Pemkab Keerom dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Berdasarkan saran dan rekomendasi KPK maka Pemkab Keerom mengundang Wali Kota Jayapura untuk melakukan penandatanganan MoU untuk pembinaan di bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu. Karena di Indonesia Timur, Kota Jayapura telah menggunakan sistem pelayanan yang sangat baik dan dapat memberikan pembinaan pelayanan yang baik kepada pemerintah daerah lainnya di Provinsi Papua,” pungkasnya.
Diakui Markum, sebelum penandatanganan MoU, pihaknya telah melakukan studi banding ke Pemkot Jayapura pada Mei 2017.
Turut hadir dan mendampingi Wali Kota Jayapura diantaranya Kepala DPMPTSP Kota Jayapura, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Bagian Pemerintah Setda Kota Jayapura, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Jayapura, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)