Komisi I DPR Papua Fasilitasi Sengketa Hak Karyawan

0
7
Suasana pertemuan Komisi I DPR Papua bersama eks karyawan dan managemen PT Masa Irian Jaya Indah di Hotel Horison, Jayapura, akhir pekan kemarin. (Rambat / HPP)
Suasana pertemuan Komisi I DPR Papua bersama eks karyawan dan managemen PT Masa Irian Jaya Indah di Hotel Horison, Jayapura, akhir pekan kemarin. (Rambat / HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi I DPR Papua menfasilitasi sengketa hak eks karyawan PT Masa Irian Jaya Indah dengan managemen perusahaan itu dengan mempertemukan  mereka di Hotel Horison Jayapura, akhir pekan kemarin.

 

Dalam pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long didampingi Anggota DPR Papua, Yonas Nussy dan Jhon Wilil ini, eks karyawan PT Masa Indah menyampaikan keluhan mereka tentang hak-hak mereka yang belum dipenuhi perusahaan.

 

“Upah yang tidak sesuai dengan peraturan. sejak 2013 sebagian dipotong,” kata perwakilan eks karyawan, Karel.

 

Mereka bekerja sebagai  operator alat berat pada perusahaan  itu yang mengerjakan proyek di Kabupaten Jayapura.

 

Pimpinan PT Masa Irian Jaya Indah, Arif Efendy mengakui jika pihaknya sudah menyelesaikan hak dan pesangon eks karyawannya tersebut.

 

“Hanya saja, mereka menyamakan dengan perusahaan seperti NK. Dia kan perusahaan terbuka. Kami sudah bayar semua, tapi mereka minta pensiun. Kami sudah berikan pesangon juga,” katanya.

 

Bahkan, dalam sistem penggajian itu ada sejumlah tunjangan termasuk kesehatan, termasuk BPJS ketenagakerjaan, sehingga ada jaminan hari tua sebagai uang pensiun.

 

“Kami sayangkan mereka. sebenarnya perusahaan sudah membayar hak-hak mereka,” jelasnya.

 

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Nussy mengatakan jika pihaknya berusaha memediasi penyelesaian masalah hak karuawan tersebut.

 

“Kami berharap agar perusahaan dan eks karyawan mau berkomunikasi intens untuk menyelesaikan masalah ini, tapi tetap harus menghadirkan Disnaker,” imbuhnya.(bat/ab / Koran Harian Pagi Papua).