Ingin Perubahan, Masyarakat Wilayah Tabi Dukung JOSUA

0
366
John Wempi Wetipo saat menyalami masyarakat. (TIM/ISTIMEWA)
John Wempi Wetipo saat menyalami masyarakat. (TIM/ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Masyarakat Mamberamo Tami atau Wilayah Adat Tabu  di Kabupaten Jayapura bersepakat untuk mendukung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur No Urut 2, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JOSUA) pada Pilgub Periode 2018-2023. 

 

Hal itu terungkap pada Kampanye Tatap Muka di Kampung Benyem Jaya Distrik Nimbongkran, Senin (19/3).

 

Koordinator Pemenangan JOSUA WilayahTabi, Korneles Yanuwaring mengungkapkan, kehadiran Pasangan JOSUA pada Pilgub kali ini merupakan kehendak Tuhan, mengingat partai pengusung selama ini tak pernah akur di percaturan politik nasional.

JWW – HMS bersama masyarakat adat Papua, maju sebagai calon pemimpin Negeri Cenderawasih, siap membangun dengan moto Papua Cerdas. (ISTIMEWA)

“Jadi, mari kita mendukung Pasangan JOSUA. Karena kedua partai pengusung ingin membuat perubahan bagi bangsa Indonesia yang di mulai dari Papua,” katanya.

 

 

Ondoafi Nimbongkran, Mathius Sawa menegaskan, harga diri masyarakat Mamta dipertaruhkan dalam memenangkan JOSUA.

 

“Saya hanya mau bilang harga diri pertaruhkan oleh masyarakat Mamta. Maka dari itu semua tim pemenangan harus solid,” ujarnya.

 

Kepala Suku Kampung Sosiri, Boaz Henok mengungkapkan, masyarakat masih mengingat apa yang dilakukan oleh Habel Melkias Suwae di Kabupaten Jayapura selama 10 tahun sebagai Bupati Jayapura.

 

 

“Ini masalah harga diri. Kami akan perjuangkan anak adat sendiri. Tidak ada calon lain. Apalagi JOSUA memiliki visi misi yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

 

Sementara Ketua DPD Partai Gerindra Papua, Yanni menegaskan kepada masyarakat agar memilih Pasangan JOSUA yang siap membawa perubahan bagi masyarakat Papua.

 

“Kalau mau ada perubahan, jangan lagi menunggu waktu lima tahun. Mari kita memilih gubernur baru,” paparnya.

 

Sementara itu, calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo menyakinkan jika Habel sudah 10 tahun memimpin Kabupaten Jayapura, namjun sampai saat ini tidak masuk penjara berarti Habel orang yang bersih.

 

“Sudah tujuh tahun lepas dari bupati namun sampai hari ini tapi pak Habel masih eksis dan tidak ada nama kotor, berarti orang bersih. Saya juga bupati mau sepuluh tahun, mestinya suara Kabupaten Jayapura diberikan kepada pak Habel,” kata Wempi Wetipo.

Pasangahn Calon Gubernur Papua dan Calon Wakil Gubernur Papua,, John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae. (ISTIMEWA)

JWW mengatakan, jika mau menjadi pemimpin, bukan bicara masalah uang, namun berbicara soal hati. “Kalau kamu punya uang banyak kalau tidak bisa berbuat apa-apa itu sama saja dengan nol,” katanya

 

Calon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae mengatakan, jika ia bersama calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo telah menyiapkan  konsep untuk membangun Papua dalam lima tahun ke depan.

 

Salah satunya menjadikan distrik sebagai basis pembangunan Papua.

 

“Distrik harus dijadikan suatu basis pembangunan. Disitu ada pemerintahan distrik yang harus diberikan kewenangan untuk pemberdayaan,” kata Habel.

 

 

Apalagi, kata Habel, saat ini banyak uang mengalir ke kampung-kampung, bahkan mencapai hampir Rp 1 miliar per kampung. Namun, jika tidak ada prmbinaan dan pengawasan dari kepala-kepala distrik, sehingga rakyat bisa merasakan manfaatnya.

 

 

Habel yang menjabat Bupati Jayapura dua periode ini, mengatakan disamping pemberdayaan, juga menjadikan kampung pintar.

 

“TUjuan pemberdayaan ini supaya orang di kampung menjadi cerdas. Oleh karena itu di distrik nanti akan ada rumpun pendidikan, rumpun kesehatan, rumpun pembangunan infrastruktur. Kita operasi di kampung dan kita kasih tahu betapa pentingnya pendidikan, kesehatan dan lainnya, sehingga kami menawarkan itu,” papar HMS.

 

Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo salam dua jari bersama dengan pendukungnya. (ISTIMEWA)

Apalagi, lanjut Habel, saat ini pemerintahan di distrik sangat lemah sekali, tidak ada orang luar biasa di distrik, sehingga harus ada pemberdayaan.

 

 

“Ini pengalaman saya. makanya saya pikir ini sudah waktunya akan memberikan peran besar kepada pemerintahan distrik dan ruang pemerintahan distrik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan infraatruktur,” paparnya.

 

 

Untuk itu, kata Habel, ia bersama John Wempi Wetipo mencalonkan  diri sebagai paslon Gubernur Papua sebagai sarana untuk melayani rakyat.

 

“Konsep pemberdayaan pemerintahan distrik adalah suatu pilihan untuk percepatan pembangunan di Papua sekaligus untuk melindungi orang Papua dan berpihak serta memberdayakan OAP. Orang Papua ini adalah semua orangn yang memilih dan hidup di atas tanah ini,” imbuhnya. (Tim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here