Komisi I DPR Papua Diminta Fasilitasi Penyelesaian Tanah di Youtefa

0
224
Pertemuan penyelesaian tanah yang difasilitasi Komisi I DPR Papua, Kamis (15/3)/2018) pekan kemarin. (Rambat/ HPP)
Pertemuan penyelesaian tanah yang difasilitasi Komisi I DPR Papua, Kamis (15/3)/2018) pekan kemarin. (Rambat/ HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi I DPR Papua yang membidangi hukum, HAM dan pertanahan diminta untuk menyelesaikan permasalahan tanah milik Suku Hanasbey yang berada di sekitar Jalan Baru Youtefa, Abepura.

Pemilik Hak Ulayat, Karel Hanasbey mengungkapkan jika tanah ulayat Suku Hanasbey ini sudah hampir 30 tahun lebih dibeli Pemprov Papua untuk rencana pembangunan stadion  pada saat itu. Namun, kata Karel, hingga kini, keluarga Hanasbey tidak mendapatkan pembayaran ganti rugi dari Pemprov Papua.

“Kami baru tahu setelah mengurus sertifikat tanah di BPN ternyata BPN meminta rekomendasi dari gubernur itu sudah dikuasai Pemprov Papua,” kata Karel usai pertemuan dengan Komisi I DPR Papua di Hotel Horison Jayapura, Kamis (15/3/2018).

Padahal, lanjutnya, masyarakat adat merasa dirugikan dalam transaksi itu, yang ada beberapa suku sudah menerima, namun ada beberapa suku tidak tahu sejak tahun 1986.Untuk itu, pihaknya meminta BPN meninjau kembali status tanah yang terletak di jalan baru Pasar Youtefa tersebut.  “Kita minta itu ditinjau ulang karena ada masyarakat adat yang dirugikan,” pungkasnya.

Dalam pertemuan ini, dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long. (bat/mas /Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here