Kepala Disnaker Kota Jayapura, Djoni Naa, saat diwawancara. (Elsye Sanyi/HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Dalam jabatan barunya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa mengatakan program prioritas yang akan direalisasikannya itu sesuai dengan misi Kota Jayapura yang keempat, yaitu peningkatan kualitas sumber daya masyarakat.

 

“Terkait hal itu, ada beberapa program yang nantinya akan saya lakukan yaitu peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja bagi pencari kerja (Pencaker) orang asli Papua khususnya orang Port Numbay,” ucap Djoni kepada awak media di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (13/3).

 

Lanjutnya, berbagai ketrampilan yang akan dilakukan itu sesuai dengan potensi yang dimiliki Kota Jayapura, khususnya di sektor jasa melalui perhotelan.

 

“Berdasarkan pengalaman kerja, hampir setiap hari hotel menerima tenaga kerja. Apalagi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2020, pasti permintaan tenaga kerja hotel akan meningkat,” pungkasnya.

KOTA JAYAPURA . (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

Oleh sebab itu, dirinya bertekad untuk menyelenggarakan pelatihan perhotelan yang berkesinambungan, dan merekrut masyarakat Port Numbay sesuai dengan niat dan keinginannya untuk dapat berkompetisi dan maju dibidang usaha jasa perhotelan.

 

Kemudian program lainnya ialah terkait masalah mediasi perselisihan suatu perusahaan atau instansi, yaitu dengan melakukan mediasi mempertemukan pihak perusahaan dan pekerjanya.

 

Diakuinya, belum sebulan menjabat, pihaknya sedang menangani tiga kasus yang saat ini dalam tahapan mediasi, yakni hal-hal seputaran masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara tidak terhormat, ada juga yang mengundurkan diri namun pesangon yang didapat tidak sesuai dengan perjanjian kerja.

 

Kemudian, fokus kerjanya juga pada masalah penempatan dan perluasan kesempatan kerja. “Hal itu terkait dengan masalah pengangguran atau pencaker di Kota Jayapura yang telah mencapai 14.000 orang berdasarkan data dari hasil penerbitan Kartu Kuning didinasnya,” ujarnya.

 

Namun, diakuinya jumlah tersebut belum termasuk pencaker tamatan SMA dan wisudawan yang baru saja lulus.

 

Untuk itu, dengan jajarannya yang profesional ia harapkan mampu mencitpakan inovasi baru demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)