Wabup Giri menyampaikan, mereka juga bisa betul-betul menerapkan apa yang mereka peroleh, lihat dan rasakan saat berada di Padang untuk bisa diterapkan di Kabupaten Jayapura. Tampak Wakil Bupati saat melepaskan peserta. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 10 orang peserta magang dan pelatihan budidaya sapi potong dari peternak sapi asal Kabupaten Jayapura siap bertolak ke Padang Mangatas, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro secara resmi melepas peserta magang dan pelatihan budidaya sapi potong di Halaman Parkir Hotel Merbau, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (17/3/2018) sore lalu.

“Jaga kekompakan dan nama baik daerah kita. Sebab, paling tidak mereka (peternak) bisa mengerti bahwa tujuan mereka sebagai peserta magang dan pelatihan budidaya sapi potong ke Padang Mangatas, Sumatera Barat itu bukan untuk berwisata. Tapi, tujuan mereka ini untuk betul-betul ingin belajar mencari ilmu, supaya saat mereka kembali kesini bisa menjadi orang-orang yang berhasil dalam dunia peternakan,” pesan Wabup Giri Wijayantoro.

Lanjut Wabup Giri menyampaikan, mereka juga bisa betul-betul menerapkan apa yang mereka peroleh, lihat dan rasakan saat berada di Padang untuk bisa diterapkan di Kabupaten Jayapura.

“Mudah-mudahan kedepan di Kabupaten Jayapura bisa menjadi kabupaten yang menghasilkan sapi atau daging sapi untuk dapat memenuhi kebutuhan di daerah ini. Karena peluang itu masih besar sekali di Kabupaten Jayapura, juga sangat menjanjikan dan bahkan sampai saat ini masih terlalu sedikit yang mengambil peluang-peluang tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Jayapura, Louis Nauw menyampaikan, peserta magang dan pelatihan budidaya sapi potong itu sebanyak 10 orang, yang akan belajar di Padang Mangatas, Provinsi Sumatera Barat kurang lebih selama satu pekan.

“Ada sekitar 10 orang yang diberangkatkan, yakni peternak sapi yang ada di Kabupaten Jayapura. Dari 10 orang itu satu orang mewakili satu distrik, jadi mereka-mereka ini adalah perwakilan setiap distrik. Dan, peternak yang punya sapi itu kita berangkatkan ke Padang Mangatas (Sumbar) karena disana punya balai pembibitan unggul ternak yang modern seperti Australia,” jelas Louis Nauw yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan.

10 peternak sapi yang merupakan peserta magang dan pelatihan budidaya sapi potong ini berasal dari distrik yakni Nimbokrang, Kemtuk Gresi, Kemtuk, Sentani, Sentani Timur, Sentani Barat, Yapsi, Kaureh dan Nimboran serta Waibhu.

Rombongan peserta sebanyak 10 orang peternak yang akan didampingi oleh empat orang petugas dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)