Journalism Training Based On Gender Perspektive

0
467
Alexia Branch (Assistant Press Attache U.S Embassy Jakarta) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat saat memberikan Cinderamata kepada salah satu peserta Agus Pabika dari koran Jubi, Rabu, (14/03/2018) kemarin. (Geis /HPP)
Alexia Branch (Assistant Press Attache U.S Embassy Jakarta) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat saat memberikan Cinderamata kepada salah satu peserta Agus Pabika dari koran Jubi, Rabu, (14/03/2018) kemarin. (Geis /HPP)

Pelatihan Jurnalis Berbasis Perspektif Gender, Diharapkan Ilmunya dapat di Implementasikan Dalam Tulisan  

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pelatihan Jurnailistik Berbasis Perspektif Gender (Journalism Training Based On Gender Perspektive), kerja sama Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Muhamdiyah Jayapura bekerja sama dengan Embassy Of The United States America dengan Jakarta-Indonesia, menghadirkan Alexia Branch (Assistant Press Attache U.S. Embassy Jakarta), dari kedutaan besar Amerika. DR. Eni Maryani, M.Si (Akademisi, penggiat gender dan media). DR. Tri Hastuti Nur Rochima M. Si.

Pelatihan sesi I tersebut berjalan baik hingga selesai dari pembukaan hingga penutupan sesi I yang berlangsung di Hotel Grand Abe Rabu, (14/03) kemarin.

Koordinator Pelatihan Jurnalistik Berbasis Perspektif Gender DR. Nahira, S,Sos., M.Si dalam sambutannya mengatakan,  kami sangat berterimkasih atas kehadiran teman-teman wartawan yang sudah dan mengikuti kegiatan ini dengan sangat baik, semoga apa yang kita peroleh dua hari ini dapat kita aplikasikan dalam kegiatan pekerjaan kita sebagai jurnalis nantinya.

“Kalau yang semula tidak berpkir untuk meliput isu-isu Gender muda-mudahan dengan bekal yang diperoleh selama dua hari ini, tentu para jurnalis di Papua diharapkan sudah punya perspektif gender dalam liputan-liputannya dalam bidang apa saja,” ujar DR. Nahria S, Sos., M. Si Rabu, (14/03/2018) kemarin.

Alexia Branch (Assistant Press Attache U.S Embassy Jakarta) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat saat memberikan Sertifikat kepada Wartawan Harian Pagi Papua, Geis Muguri. (Elsye Sanyi/HPP)

Lanjutnya karena ketika meliput gender, gender pun bisa berkaitan dengan segala bidang, kemudian untuk peserta yang terdaftar pada panitia sebelum kegiatan ini dilaksanakan sekitar 20 dari berbagai media yang ada di Kota Jayapura, yakni kontributor media nasional, dan para wartawan dari media lokal, baik online, elektronik maupun koran.  Dan media sampai hari yang terdaftar 19 orang jadi hanya satu orang yang tidak berkesempatan hadir pada kegiatan dua hari ini di sesi pertama.

“Ini adalah satu hal yang cukup membanggakan juga, karena dari target 20 orang hanya 1 orang yang tidak sempat hadir. Barangkali ini adalah hal yang tidak pernah diprediksi oleh peserta,” urainya.

Sementara itu ada 3 orang yang menjadi The Best Of Partisipance yang terbaik dari kegiatan tersebut  yakni, Agus Pabika (Jubi), Teresia Korain dari (Suara Perempuan Papua), Nhety Darma ( The Jakarta Post). “ Ini berdasarkan penilaian dari panitia kemudian penilaian dari para lokal trainer maupun nasional trainer,” bilangnya.

Alexia Branch (Assistant Press Attache U.S. Embbasy Jakarta), mengungkapkan sangat senang melihat pelatihan ini selama dua hari, dan saya senang melihat teman-teman yang sangat antusias dengan bersemangat mempelajari isu-isu ini sehingga mengangkat isu ini.

“Saya juga berharap dari hasil pelatihan ini, ilmu yang didapat bisa diimplementasikan dalam kegiatan profesional kalian. Saya juga berharap bahwa ikatan yang dijalin selama dua hari ini bisa terus dipertahankan,” ujarnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada Ibu Nahria yang sudah memfasilitasi kegiatan ini serta dua narasumber yang sudah luar biasa memberikan pemeparan dalam acara ini. Harapan saya teman-teman bisa dapat menjaga hubungan dengan teman yang satu dengan lainnya dan tetap memelihara hubungan dengan narasumber dan fasilitator.

“Kami juga dari U.S Embassy teman bisa terus menjalin hubungan juga dengan kedutaan besar Amerika Serikat dan apapun yang di perlukan oleh kedutaan besar Amerika Serikat silahkan menghubungi kami. Meskipun ini akhir dari pelaksanaan pelatihan ini merupakan edisi baru dari teman-teman jurnalis dalam melaksanakan pekerjaannya, terima kasih,”ucap Alexiaa.

Sementara itu kesan dari peserta yang diwakili oleh Nhety Darma Somba mengaku, jika dirinya berterimkasih karena bisa mendapat bekal pengetahuan tentang penulisan berita berbasis gender, ini adalah pengalaman  pertama kami di Papua. Mungkin diluar sana yang lain sudah tetapi kami di Jayapura ini merupakan yang pertama.

”Ternyata setelah kami mendapatkan pemahaman dan pengetahuan dari narasumber yang sangat baik ini membuka pikiran kami, ternyata apa yang kita pikirkan selama ini berbeda dari apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here