Bupati Mathius Awoitauw Dorong Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sektor Pariwisata

0
62
FESTIVAL TELUK TANAH MERAH (Foto Edwin Yepese Facebook)
Ilustrasi Masyarakat adat dalam sebuah FESTIVAL DANAU SENTANI (Amazing Papua Facebook)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Sektor pariwisata merupakan salah satu instrumen yang sangat efektif dalam upaya mendorong pembangunan daerah. Sehingga program pemberdayaan masyarakat menjadi satu paket yang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura.

 

 

Demikian ditegaskan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Senin (12/3/2018) siang, seklaigus menjelaskan, bahwa  potensi pariwisata untuk Kabupaten Jayapura terdaoat di kampung-kampung. Sementara pengetahuan masyarakat untuk mengelola pariwisata rendah sehingga perlu di berdayakan melalui program pemberdayaan kampung.

 

Bupati Jayapura bincang-bincang dgn pelaku bisnis di bidang pariwisata dan jasa perhotelan. (Irfan /HPP)

Supaya mulai sekarang, lanjut Bupati Mathius, antara program pemberdayaan kampung dan program pengembangan kepariwisataan di setiap kampung dapat berjalan secara sinergi untuk menghasilkan pendapatan bagi kampung dan masyarakatnya.

 

 

“Rencana menjadikan distrik sembagai pusat informasi, pelayanan, dan pelatihan jika terealisasi maka dengan sendirinya, pemberdayaan kampung dan pengembangan kepariwisataan dapat di kelola disini, baik kelola informasi tetapi juga melatih masyarakat kampung mengelola aset pariwisata di kampung dengan manajemen yang baik,” jelasnya.

FESTIVAL LEMBAH GRIME NAWA (Ferdi Facebook)

 

Dirinya memaparkan, di Kabupaten Jayapura terdapat banyak tempat atau lokasi yang memilki nilai eksotis yang tinggi untuk pengembangan pariwisata tetapi tidak di optimalkan karena rendahnya pengetahuan warga. Sebab itu, lewat sinergitas program antara pemberdayaan kampung dan pengembangan kepariwisataan dapat memberikan pengetahuan bagi warga untuk mengelola.

Dikatakan, dalam program pemberdayaan kampung setiap kampung hendaknya memprogramkan tentang pengembangan potensi wisata yang di awali dengan pembekalan pengetahuan lewat pendidikan dan latihan di tingkat distrik agar pengelolaan potensi wisata dapat di kelola secara professional.

“Kita telah mengirim berapa anak menenmpuh pendidikan khusus kepariwisataan di Negara Jerman. Kita harapkan, sekembalinya anak-anak ini dengan segudang pengetahuan tentang pariwisata dapat membantu pemerintah dan masyarakat memajuhkan dunia kepariwisataan di daerah ini,” pungkasnya.

 

ILUSTRASI FESTIVAL DANAU SENTANI. (Foto Ida Cesillia‎ Facebook)

Disebutkan, ada beberapa kampung telah menerapkan sinergitas program antara pemberdayaan kampung dan pengembangan kepariwisataan. Semoga, kampung-kampung tersebut kedepan menjadi pilot project untuk sinergitas program pemberdayaan dan pariwisata.

 

 

“Kami pemerintah tentu akan mendukung sepenuhnya upaya sinergitas program pemberdayaan dan pariwisata demi memajuhkan masyarakat dan daerah kita ini,” tandas Bupati Mathius. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)