Kapolres Bakal Tindak Tegas Anggota Penyebar LP ke Medsos 

0
3
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si. (Irfan/HPP)
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si., saat memberikan keterangan terkait kejahatan yang beredar di media sosial. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Polres Jayapura akan memberikan sanksi bagi anggotanya yang sering menyebarluaskan laporan polisi (LP) ke media sosial (Medsos) Facebook (fb).

“Sebagai peringatan keras kepada anggota Polisi yang sering menyebarkan laporan polisi, informasi atau laporan polisi yang bersifat rahasia ke media sosial itu akan diberikan sanksi, sehingga tidak seharusnya di sebarluaskan ke media sosial,” tegas Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si, ketika ditanya awak media usai press conference kasus penganiayaan yang viral di Medsos, bertempat di Ruang Cycloop Mapolres Jayapura, Kamis (8/3/2018) siang.

Kapolres Jayapura mengatakan, bahwa dirinya akan memberikan peringatan keras kepada anggota Polisi yang sering menyebarkan laporan polisi ke media sosial, informasi atau laporan polisi bersifat rahasia sehingga tidak seharusnya di sebarkan ke media sosial.

“Ya, tentunya ini menjadi bahan evaluasi kita. Dan, saya sudah perintahkan kepada Propam kami untuk menyelidiki, apakah ada maksud tertentu memviralkan atau mengekspose ke media sosial,” ucapnya.

Kapolres juga menjelaskan, jika ditemukan ada anggota yang sengaja menyebarkan laporan polisi atau informasi itu ke media sosial, maka akan dikenakan sanksi.

“Sudah jelas bahwa barang siapa yang menyebar atau membocorkan laporan yang sifatnya rahasia dan membawa dampak negatif ke masyarakat, maka akan di proses secara internal,” terangnya.

Untuk itu, Kapolres Jayapura juga meminta kepada masyarakat umum yang menerima laporan polisi, untuk tidak ikut menyebarkan informasi yang bersifat rahasia itu melalui media sosial.

“Kepada masyarakat juga harus hati-hati menyebarkan, jangan asal menyebarkan informasi-informasi seperti itu. Inikan sudah ada sistimnya, jangan masyarakat ikut menyebarkan informasi rahasia tersebut,” tukas AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si. (Irfan/HPP)

Menurut mantan Kapolres Mimika ini, kejadian tersebut menjadi perhatian penting serta bahan evaluasi.

 

“Kami sudah perintahkan Propam kami untuk menyelidiki, apakah ada maksud tertentu memviralkan atau mengekspose ke media sosial,” ucapnyam

 

Kembali ditegaskan Victor,  ia tak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas apabila ada anggota yang sengaja menyebarkan informasi bersifat rahasia ini.

 

 

“Sudah jelas bahwa barang siapa yang menyebar atau membocorkan laporan yang sifatnya rahasia dan membawa dampak negatif ke masyarakat, maka akan di proses secara internal,” tegasnya.

 

Ia juga meminta kepada masyarakat yang menerima laporan polisi, untuk tidak ikut menyebarkan informasi tersebut melalui aplikasi media sosial apapun.

 

“Kepada masyarakat juga harus hati-hati menyebarkan, jangan asal menyebarkan informasi-informasi seperti itu. Ini kan sudah ada sistemnya, jangan masyarakat malah ikut menyebarkan informasi rahasia seperti itu,” katanya ((Irfan / Koran Harian Pagi Papua)