Sajikan Menu Khas Papua, Wali Kota Resmikan Pengoperasian Humboldt Cafe & Resto

0
87
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat penandatanganan prasasti peresmian Humboldt Cafe di Entrop, Kamis (8/3/2018). (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat penandatanganan prasasti peresmian Humboldt Cafe di Entrop, Kamis (8/3/2018). (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Humboldt Cafe & Resto yang berlokasi di Jl. Raya Abepura Entrop Distrik Jayapura Selatan itu telah diresmikan pengoperasiannya oleh Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM yang ditanda dengan penandatanganan prasasti, Kamis (8/3/2018) kemarin. 

 

Wali Kota menyambut baik dan sangat mendukung khususnya bagi anak-anak Papua yang berani terjun ke dunia usaha.

“Anak-anak yang berprestasi bukan saja mereka yang ada di dunia birokrasi, tapi juga yang berani tampil di dunia usaha,” ucap Mano disela-sela peresmian berlangsung.

 

Sehingga ia berharap kedepan munculnya para pengusaha-pengusaha asli Papua diatas tanahnya.

 

“Saya sangat mendukung kegiatan perekonomian rakyat seperti ini. Hal ini juga sesuai dengan tema kerja saya dan jajaran di Pemerintah Kota Jayapura yaitu pemberdayaan orang asli Papua diatas tanahnya sendiri, ” tandasnya.

 

Menurutnya, aktifitas perekonomian seperti perhotelan, Mal, supermarket Restoran, Cafe, rumah makan, billiard dan sebagainya memberikan kontribusi besar yang implikasinya adalah PDRB Kota Jayapura semakin meningkat hingga 1,8 trilyun per tahun, sekaligus mendongkrak pertumbuhan PAD yang cukup signifikan.

 

Sehingga dikatakannya sejak dua periode kepemimpinannya sebagai Wali Kota Jayapura, PAD Kota Jayapura saat ini telah mencapai Rp. 186 milyar yang dari semula hanya sebesar Rp. 20 milyar.

 

“Maka itu saya menyampaikan terima kasih kepada dunia usaha, BUMN dan BUMD yang telah menciptakan dan menggerakkan roda perekonomian daerah, dengan kontribusi terbesar dari dunia usaha sebesar 75 persen atas pergerakkan perekonomian daerah secara makro,” ujarnya.

 

Dengan lajunya pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat di Kota Jayapura, Mano mengakui bahwa hal tersebut tidak terlepas dari keadaan Kota Jayapura yang kondusif atau keamanannya terjamin, kebersihan dan termasuk juga proses pengurusan perizinan-perizinan yang diperpendek dari hitungan hari menjadi menit.

 

“Dengan memperpendek urusan perizianan sehingga saya membuat Badan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Jayapura, dimana semua pengurusan perizinannya dipusatkan di satu pintu dan selesai dalam waktu 30 menit. Tak lepas juga didukung oleh sumber daya manusia pekerja yang baik,” paparnya.

 

Dengan dihadirkannya menu lokal Port Numbay, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk bisa mencicipi menu lokal yang terdapat di Humboldt Cafe & Resto.

 

Sementara itu, Pemilik Humboldt Cafe & Resto, Yan Frederik Vriese berharap dengan hadirnya cafenya itu, kedepan dapat menjadi destinasi kuliner khususnya kuliner lokal Port Numbay bagi semua kalangan masyarakat.

 

Yan menjelaskan alasan ia memilih nama Humboldt karena sebagai anak Port Numbay, sejak dulu ia bersama keluarganya menghabiskan masa kecilnya di Kampung Tobati, dan bisa hidup, makan dan minum dari hasil bumi yang kaya dari Teluk Humboldt.

 

Cafe yang dibangun selama setahun itu menyediakan menu lokal Port Numbay seperti Fot-fot, yaitu olahan ubi keladi atau singkong yang dicampur dengan gula pasir dan parutan kelapa dan kemudian dibentuk bulat-bulat, dan juga kerang laut atau yang disebut dalam bahasa asli Tobati-Enggros ialah Noor Hob atau kerang santan yang diolah dari kerang atau bia Noor yang dimasak santan.

 

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kota Jayapura, Kepala Distrik Jayapura Selatan, perwakilan TNI/Polri, Ketua Kamar Adat Papua Provinsi Papua, perbankan, para pengusaha asli Papua, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tamu undangan. (Elsye Sanyi  / Koran Harian Pagi Papua)