Dukung LUKMEN Lanjutkan Jilid II, Masyarakat dan Pedagang di Biak Sambut Hangat Kehadiran LE

0
162
Lukas Enembe menyalami para pedagang Pasar Central Faidoma Darfuar Biak saat melakukan kampanye tatap muka di Biak Numfor, Kamis (8/3/2018).

BIAK (LINTAS  PAPUA) – Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH disambut hangat Mama-Mama Pedagang di Pasar Ikan Biak Kota dan Pasar Central Faidoma Darfuar Biak saat melakukan kampanye tatap muka di Biak Numfor, Kamis (08/03/2018).

Sejak kedatangannya dengan pesawat pagi di Bandara Frans Kaisepo bersama rombongan, sambutan meriah sungguh tak diduga. Pasalnya, ratusan kader dan simpatisan dari Partai Koalisi Papua Bangkit II (KPB II) tingkat Kabupaten Biak Numfor ditambah lagi masyarakat umum sudah memadati VIP Bandara Frans Kaisepo menyambut Lukas.

Calon gubernur nomor urut 1 yang berpasangan dengan Klemen Tinal, SE.MM ini hadir di Biak didampingi Ketua Tim KPB II, Mathius Awoitauw, Ketua Tim Kampanye KPB II, Yunus Wonda, termasuk Calon Bupati Biak Numfor, Nichodemus Ronsumbre.

Lukas Enembe menyapa Mama-Mama Pedagang Papua di Pasar Ikan Biak Kota.

Dari Bandara mereka langsung menuju Pasar Ikan Biak Kota. Di sana, Lukas langsung disambut oleh ratusan pedagang sayur dan ikan sambil bersalaman. Rasa kegembiraan para pedagang tampak terlihat di wajahnya karena memang mereka senang dan bangga ada Gubernur Papua yang datang melihat mereka secara langsung. DaN satu persatu pedagang menyampaikan keluh kesahnya. Bahkan, dalam kesempatan itu, Lukas mendengarkan mereka sambal memotong seekor ikan yang dijual pedagang.

“Jadi keinginan pedagang di sini khususnya masyarakat nelayan ingin menetap berjualan di lokasi itu. Mereka tidak ingin pindah meskipun lokasi itu bukan milik mereka. Untuk lokasi memang sudah sangat bagus karena pelabuhan untuk nelayan membawa ikan ke darat sudah dibangun. Namun sekarang yang terpenting adalah bagaimana proses pemasarannya untuk bisa dikirim ke luar Papua. Sumber daya ikan sangat bagus disini sehingga tidak saja didistribusikan di Biak tapi keluar dari Biak” ungkap Enembe di sela-sela meninjau Pasar Ikan.

Lukas mendengar aspirasi pedagang Biak.

Usai blusukan di Pasar Ikan Biak Kota, selanjutnya Lukas Enembe mengunjungi Pasar Central Faidoma Darfuar. Di sana, Lukas juga disambut antusias oleh ratusan pedagang. Beberapa Mama-Mama Papua menyampaikan secara langsung aspirasi mereka tentang los pasar yang belum dimiliki mereka. Lukas juga berdialog dan melihat hasil-hasil bumi yang dijual mereka.

“Dari gubernur ke gubernur, dari bupati ke bupati, kami tidak pernah dilihat di sini. Terimakasih kepada Tuhan karena hari ini Bapak Gubernur Lukas Enembe bisa hadir di sini untuk melihat kami dengan kondisi seperti ini,” kata seorang Mama Papua yang berjualan di pasar itu.

Calon Gubernur Lukas Enembe turun mendengarkan keluh kesah rakyat di denyut jantung ekonomi mereka.

Pada kesempatan itu, Lukas Enembe mengatakan, pihaknya menginginkan supaya seluruh Mama-Mama Papua yang berjualan di pasar bersatu dan menjaga kebersamaan. Ia menyampaikan bahwa di era kepemimpinannya bersama Klemen Tinal, mereka telah melakukan sejumlah kebijkan yang membantu kabupaten, termasuk Biak Numfor. Di antaranya, banyak membiayai anak-anak asal Biak Numfor untuk belajar di luar negeri serta memberikan dana Otonomi Khusus sebesar 80 persen ke seluruh kabupaten/kota.

“Saya berharap keluhan dari mama-mama Papua ini menjadi perhatian bagi Bupati Biak Numfor yang maju pilkada tahun ini,” ujar Lukas.

Sesuai rencana, Jumat (09/03/2018), Lukas Enembe akan melakukan kampanye ke Kabupaten Supiori dan selanjutnya ke wilayah Meepago meliputi Nabire, Paniai dan Mimika.

 

Sebelumnya, sesuautu yang berarti bgai masyarakat Biak telah dilakukan Lukas Enembe, saat masih menjabat sebagai  Gubernur Papua, yakni  Lukas Enembe, SIP, MH meresmikan sebuah rumah sakit yang terletak di sebuah pulau di Kabupaten Biak tepatnya di Distrik Numfor bernama  Rumah Sakit “Lukas Enembe” pada Kamis (18/5/2017).

Pemberian nama Lukas Enembe pada rumah sakit itu, karenakan selama ini pemilik rumah sakit melihat baik di daerah pegunungan dan juga pesisir yang pernah dikunjungi belum ada bangunan yang dinamai Lukas Enembe.  Padahal, selama empat tahun mantan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH memimpin Provinsi Papua sudah banyak program infrastruktur yang dibangun.

Kaka Lukas Enembe, sapaan akrab Mantan Gubernur Papua ini, ketika pada tahun 2017 lalu meresmikan rumah sakit yang menggunakan namanya di Biak Numfor (Istimewa)

Selain meresmikan rumah sakit, Lukas Enembe juga menyerahkan bantuan satu unit mobil Ambulance dan satu unit mobil jenazah. Serta. menyerahkan dua unit pembangkit listrik tenaga diesel untuk membantu pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat di Numfor

 

Sekedar diketahui, Pulau Numfor terdiri dari lima distrik dimana masing-masing distrik terdapat satu puskesmas dan jumlah penduduknya lebih dari 10 ribu jiwa.

Sementara itu, pada saat tersebut Kepala Distrik Poiru, Andris Mansbawar mewakili masyarakat Numfor menyampaikan terima kasih atas perhatian kepada mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Diakuinya, ini akan memotivasi seluruh warga untuk terus bangkit meski berada di kepulauan yang jauh dari kota. “Semoga kehadiran ini dapat memberi berkat bagi seluruh masyarakat khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Numfor,”imbuhnya.

Selain meresmikan rumah sakit Lukas Enembe, pada Kamis (18/5/2017). dalam kesempatan yang sama juga menyerahkan bantuan secara simbolis dana Bantuan Stimultan Perumahan Swadaya kepada sejumlah penerima manfaat di halaman kantor Distrik Biak Kota, langsung oleh Lukas Enembe, yang pada waktu masih menjabat Gubernur Papua pada waktu itu. Inilah bukti nyata bagi masyaraat di Biak. (Istimewa)

Dalam kesempatan itu,  Lukas Enembe berjanji untuk membantu penambahan fasilitas rumah sakit. “Pastinya ke depan kami akan bantu untuk melengkapi semua fasilitas yang dibutuhkan di rumah sakit ini,”terang Gubernur.

Lukas Enembe juga merasa terkesan dan kaget karena rumah sakit ini diberi nama dirinya.

“Terima kasih ini luar biasa karena nama rumah sakitnya sama dengan nama saya. Terima kasih Bupati Biak dan terima kasih untuk masyarakat semua,” harapnya.

 

Dirinya menambahkan, pembangunan rumah sakit ini merupakan wujud komitmen dirinya untuk mencegah terjadinya kematian orang Papua karena sakit.

 

Kini dalam pencalonan maju dalam Pemilihan Gubernur Papua tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan yang sudah dan memperbaiki hal – hal yang masih menjadi kekurangan, karena lima tahun pembangunan LUKMEN telah meletakan dasar bagi masyarakat Papua dan kini harus siap dilanjutan lima tahun periode berikutnya, tentunya masyarakat harus bisa memilih yang terbukti telah membangun.  (Stysan/Humas KPB II)