Terobosan JOSUA Mengangkat Indeks Kebahagiaan Masyarakat Papua

0
527
Massa Pendukung JWW - HMS saat menghadiri kampanye perdana di Lapangan Dekai Ibu Kota Yahukimo. (ISTIMEWA)
Pasangan JWW – HMS saat berkampanye di Jayawijaya. (Roy Purba/ HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Provinsi Papua berada pada urutan terendah Indeks Kabahagiaan, dari tiga puluh empat provinsi di Indonesia. 

 

Hal itu di dasarkan pada data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 64,97 persen atau jauh di bawah Provinsi Papua Barat sebagai daerah pemekaran Papua yakni sebesar 71,27 persen dan Provinsi Maluku Utara sebagai daerah tertinggi Indeks Kebahagiaan di Indonesia yaitu 75,38 persen.

 

Dari data ini, Pasangan Calon Gubernur no urut 2, John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JOSUA), yang membawa slogan “Papua Cerdas” memiliki konsep pembangunan dalam rangka peningkatan Indeks Kebahagiaan Papua lima tahun kedepan.

Massa Pendukung JWW – HMS saat menghadiri kampanye perdana di Lapangan Dekai Ibu Kota Yahukimo. (ISTIMEWA)

Konsep untuk mencapai Kebahagiaan Papua yang lebih tinggi, Pasangan JOSUA akan melakukan perubahan melalui akses dan pemerataan pendidikan yang berkualitas, meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi kerakyatan, membangun dan meningkatkan pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam yang berkualitas, lestari dan berkelanjutan, membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean govermance), serta efektif, demokratis dan terpercaya.

 

“Jadi, kami Pasangan JOSUA memiliki visi dan misi meliputi program pokok pembangunan yakni, Papua Pintar, Papua Sehat, Papua Berpendapatan Pasti, Infrastruktur yang memadai, Papua Damai, Papua Good and Clean Govermence dan Papua Mekar serta Pemberdayaan Pemerintah Distrik,” tegas Wempi Wetipo.

 

Dengan demikian, ungkap Wempi Wetipo, peningkatan Indeks Kebahagiaan Papua akan dapat di capai dalam massa lima tahun jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

 

Menurut Wempi Wetipo ada sepuluh indikator untuk mencapai kebahagiaan di Papua, yakni pekerjaan, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan aset, pendidikan, kesehatan, keharmonisan keluarga, hubungan sosial, ketersediaan waktu luang, keadaan lingkungan dan kondisi keamanan.

 

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Papua, untuk pergi ke TPS dan menentukan pemimpin dengan cerdas, agar pembangunan Papua ke arah yang lebih baik, khususnya menjamin mayarakat untuk bahagia diatas tanahnya sendiri,” lugasnya. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here