Tim Kampanye LUKMEN  Imbau Pendukungnya Tidak  Anarkis

0
333
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 1 Lukas Enembe, SIP.MH dan Klemen Tinal, SE.MM. (ISTIMEWA)
Ketua Tim Kampanye LUKMEN, Yunus Wonda, saat diwawancara. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Tim kampanye pasangan Lukas Enembe – Klemen Tinal (Lukmen) mengimbau seluruh pendukung maupun simpatisan, agar tidak anarkis saat berkampanye serta selalu mengedepankan rasa saling menghormati, menghargai dan tidak melakukan hal hal diluar aturan.

Ketua Tim Kampanye Lukmen, Yunus Wonda,  juga meminta kepada media massa, agar bersikap profesional sehingga berita yang diterbitkan ke publik benar-benar berimbang.

“Saya juga minta baik tim LUKMEN  maupun JOSUA untuk tetap kedepankan netralitas apalagi dalam situasi pilkada yang panas. Jangan buat statemen (pernyataan) yang dapat memicu konflik, tetapi bagaimana menciptakan Pilkada di Papua yang aman, nyaman dan damai,” pintanya, dalam keterangan kepada pers, pekan lalu.

Yunus pada kesempatan itu, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas insiden pelemparan batu oleh massa usai kampanye perdana LUKMEN  di lapangan Theys , Sentani Kabupaten Jayapura, Kamis (1/3), hingga mengakibatkan seorang anggota polisi terluka.

Tak hanya itu, aksi pelemparan yang terjadi di depan hotel Berkat Hawai Sentani,Kabupaten Jayapura juga membuat kaca mobil patroli patwal Polres Jayapura pecah.

Dua kandidat Gubernur Papua, Lukas Enembe – Klemen Tinal mendapatkan nomor 1 dan John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae mendapatkan nomor 2 dalam pencabutan nomor urut di halaman KPU Papua, Rabu (21/2/2018). Bersepakat Laksanakan Kampanye Damai. (Rambat / Koran Harian Pagi Papua)

Pelemparan ini berawal ketika aparat Kepolisian hendak membubarkan massa yang melakukan aksi pemalangan hingga menyebabkan arus lalu lintas di ruas jalan Sentani – Abepura macet total.

“Yang pasti soal kejadian kemarin, kami tidak tahu penyebabnya darimana. Yang pasti kejadian antara pendukung dan polisi terjadi usai kampanye Lukmen. Yang pasti pula kejadian itu diluar kemampuan kita. Sehingga saya atas nama ketua tim kampanye dan koalisi Lukmen menyampaikan permohonan maaf kepada anggota kepolisian yang terluka,” sebut dia.

Dia juga meminta, agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku pelemparan terhadap aparat dan segera memproses hukum.

“Sehingga kami bisa tahu dan mendapat kebenaran apa motif melakukan pelemparan. Apakah juga  itu dari tim kita atau bukan,” terangnya. (Erwin  / Koran Harian Pagi Papua)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here