Pjs Gubernur Soedarmo Akui Gedung  Negara  Papua  Ikon Yang Perlu Dipertahankan

0
403
Gedung Negara Dok V Atas Jayapura, Provinsi Papua, yang juga dipersiapkan menjadi kantor kepresidenan. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)
Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua Soedarmo , saat diwawancara. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua, Soedarmo mengaku, kagum dengan kemegahan Gedung Negara  di Provinsi Papua yang berlokasi di Dok V Atas Kota Jayapura. Gedung peninggalan sejak jaman Belanda ini, dipandang olehnya sebagai ikon yang perlu dipertahankan.

“Belum ada kediaman Gubernur di Indonesia seperti rumah dinas Gubernur Papua, Ini ikon Papua yang perlu dipertahankan. Sebab sangat luar biasa dan megah besar,” sebut Soedarmo, kepada pers, dalam satu kesempatan, kemarin.

Selain memuji kemegahan gedung negara, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini mengapresiasi megahnya Kantor Gubernur, lebih khusus ruang kerjanya yang sudah sangat representatif.

“Ruang kerja Gubernur ini ada tepat untuk bekerja, kemudian sudah ada ruang rapat, ruang pertemuan ini sudah s sangat membanggakan seorang kepala daerah,” sebut dia.

Gedung Negara Dok V Atas Jayapura, Provinsi Papua, yang juga dipersiapkan menjadi kantor kepresidenan. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

Sebelumnya, Gedung Negara diresmikan Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe pada 9 April 2017 lalu. Pembangunan gedung negara ini menghabiskan dana Rp. 96 Miliar. Enembe pada awal Februari lalu baru saja meresmikan ruang kerja Gubernur.

Sementara selain membangun Gedung Negara, Pemprov Papua juga membangun Kantor kepresidenan yang berlokasi tepat di samping atau masih berada satu area gedung kebanggaan masyarakat Kota Jayapura itu.

Sisi belakang dari Gedung Negara Papua di Jayapura, memperlihatkan pemandangan Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)

Dengan dibangunnya kantor kepresidenan, diharapkan kepala negara dapat menginap pada tempat yang telah disediakan itu, saat berkunjung ke bumi cenderawasih. Dimana, kantor kepresidenan telah dibangunan sesuai standar tempat tinggal seorang kepala negara, berikut perabotan serta hal pendukung lainnya.

“Kita harap Presiden bisa berkantor di gedung yang sudah dibuat ini sewaktu berkunjung ke Jayapura. Gedung ini sudah jadi dan siap difungsikan”.

Pada bagiajn belakang disisi tepat pintu dan tangga masuk pintu belakang Gedung Negara Papua, terdapat lapangan pendaratan Helikopter, dengan menampilkan keindahan Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Sebab satu hal yang pasti, kantor kepresidenan itu selain untuk difungsikan oleh kepala negara, sekaligus sebagai warisan kepada seluruh masyarakat Papua. Sebab akan menjadi satu kebanggaan bila seorang Presiden menempati dan berkantor pada gedung yang telah dibangun itu,” sambung Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)