Hari ini HUT Kota Jayapura, Wali Kota BTM  Resmikan Pasar Mama – Mama Papua

276
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat memberikan keterangan. (ISTIMEWA)
Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru, MM, bersama Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM , ditemani Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, Saat melihat kondisi terakhir pasar yang baru. (Elsye Sanyi/HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pembangunan Pasar Mama-mama Papua yang dimulai sejak 30 April 2016 lalu itu telah siap digunakan, mulai dari bangunannya sampai sarana pendukung lainnya. 

 

Dengan demikian, Pasar Modern yang dibangun oleh Presiden RI Joko Widodo untuk mama-mama pedagang asli Papua itu, akan segera diresmikan oleh Wali Kota Jayapura, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Jayapura, Rabu (7/3/2018) hari ini.

Ilustrasi Situasi Transaksi Jual Beli di Lokasi Pasar Mama – Mama Papua di Jalan Percetakan Kota Jayapura. Selanjjutnya akan pindah dari tempat ini ke lokasi pasar yang baru. (ksp.go.id)

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan bahwa tanggal dan waktu peresmian pasar tersebut atas kesepakatan dan persetujuan bersama dengan Kementerian BUMN dan Perum Damri.

 

Sehingga diungkapkannya peresmian Pasar Mama Mama Papua juga akan dihadiri langsung oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Direktur Utama Perum Damri.

 

 

 

 

“Selain peresmian, akan diadakan penandatanganan perjanjian bersama Perum Damri terkait pengelolaan aset tanah dan bangunan yang sepenuhnya dikelola oleh Pemkot Jayapura,” ucapnya kepada HPP di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura usai mengikuti ibadah oikumene dilingkup Pemkot Jayapura, Senin (5/3/2018) kemarin.

 

Kepala Disperindagkop Kota Jayapura, Robert L. N. Awi, saat diwawancara. (Fransisca/LintasPapua.com)

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperidagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert L. N. Awi mengemukakan, kapasitas Pasar Mama-mama Papua mulai dari lantai 1 hingga lantai 3 ialah sebanyak 298 tempat bagi para pedagang.

 

 

Sedangkan, dikatakannya jumlah pedagang yang sudah terverifikasi oleh dinasnya adalah sebanyak 212 orang pedagang mama-mama Papua.

 

Kemudian diluar dari jumlah tersebut, menurutnya masih ada beberapa pedagang lain juga yang berjualan disekitar lokasi Pasar Mama-mama Papua, yaitu sebanyak 68 orang yang teridentifikasi oleh pihaknya.

 

“Namun, kami tetap pada komitmen awal bahwa Pasar Mama-mama Papua itu diperuntukkan bagi pedagang yang berasal dari pasar sementara yang saat ini berjualan di ex kantor penerangan. Sehingga kami akan mengakomodir seluruh pedagang yang ada di dalam pasar sementara itu masuk ke dalam pasar modern tersebut,” terangnya.

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat memberikan keterangan. (ISTIMEWA)

Lanjutnya, setelah 200-an pedagang masuk ke dalam pasar, barulah yang sisanya akan diakomodir bagi pedagang lainnya.

 

Selain itu, Robert menambahkan perihal pengaturan, petugas kebersihan dan keamanan, pembiayaan operasional termasuk listrik dan air, akan ditangani dan dibiayai langsung oleh Pemkot Jayapura sesuai dengan komitmen Wali Kota Jayapura.

 

Diakuinya pasar ini juga dilengkapi dengan Toilet divable sebanyak empat unit, dan tersedia di setiap lantai.

 

Sedangkan terkait jam operasional, pihaknya inginkan seperti di pasar-pasar lainnya,  yaitu mulai 05.00 WIT hingga 18.00 WIT. “Namun mengingat adanya kekhususan pada pasar mama Papua, dimana mereka punya kebiasaan atau budaya berjualan di sore hari sampai malam. Sehingga mungkin kami harus mengubah jadwal hingga jam 21.00 WIT,” ucapnya.

 

Dimana menurutnya jam operasioanl akan cukup memberatkan petugasnya. “Karena petugas itu hanya dikontrak dari pagi sampai sore saja. Tidak sampai malam. Sehingga kami nanti akan melakukan penyempurnaan terutama dalam draft  kontrak baik untuk tenaga kebersihan maupun keamanan,” tuturnya. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)