BNNP Papua Amankan Pemakai Ganja di Kampung Yoka

0
75
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Papua saat memintai keterangan dari tersangka MS, Senin (5/3) siang. (Paul/HPP)
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Papua, saat memintai keterangan dari tersangka MS, Senin (5/3) siang. (Paul/HPP)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua (BNNP) berhasil mengamankan 2 pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Ganja di Kampung Yoka Distrik Heram, Kota Jayapura, Minggu (4/3) pagi.

Kedua tersangka yakni MS (28) dan AW, ditangkap setelah BNN membuntuti tersangka sejak Sabtu (3/3) malam. Setelah pelaku berada di kosnya sekitar pukul 06.00 Wit tim langsung bergerak menggeledah kosan tersangka dan menemukan barang bukti 25 paket kecil ganja kering dan 2 bungkus Ganja ukuran sedang berserta plastik cadangan berwarna bening yang digunakan tersangka mengemas Barang Bukti tersebut.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Papua, AKBP Muhammad Safei AB, SE saat dijumpai HPP di Ruangan kerjanya menjelaskan, informasi mengenai pelaku diketahui pada Kamis (1/3), kemudian setelah dilakukan pematangan informasi oleh tim BNNP maka kemudian tim pada Sabtu (3/3) malam langsung bergerak ke lokasi tempat tinggal pelaku, lalu mendapati kedua pelaku berada dalam kosan sehingga dilakukan pemeriksaan test urine yang hasilnya positip pengguna Narkotika jenis Ganja.

“Dari dalam lemari kosan tersangka juga ditemukan barang bukti 25 paket kecil ganja kering dan 2 bungkus Ganja ukuran sedang yang dikemas dalam plastik bening. Keduanya positip (pengguna red) karena sebelum penangkapan, mereka menggunakan 1 paket ganja,” ungkap Safei, Senin (5/3) siang.

Lanjutnya, 25 paket Ganja ukuran kecil yang menurut keterangan tersangka dihargai Rp.50.000 per paket sedangkan ukuran sedang pelaku tidak mengetahuinya dengan alasan; barang tersebut bukan miliknya, melainkan milik YR yang untuk sementara dititip di kamar MS, namun YR tidak kunjung tiba mengambil barangnya hingga saat berlangsungnya penangkapan.

barang bukti ganja (Paul/HPP)

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah melakukan proses penyelidikan dan peyidikan lebih lanjut guna mengungkap kepemilikan barang bukti tersebut hingga ke persidangan.

Menurutnya Safei, MS akan dikenakan hukuman tindak pidana penyalahgunaan Narkotika karena terkait sebagai pengguna, bahkan diduga sebagai pengedar berdasarkan skema pengemasan barang bukti yang ditemukan.

“Yang jelas dia menyimpan barang seperti ini kan sudah siap akan dijual, hanya saja pada saat kita tangkap dia tidak sedang menjual. Untuk sementara ini kita akan lakukan pemeriksaan dengan menggunakan Pasal 111 Ayat (1) dengan ancaman maksimal 4 tahun pidana,” tegasnya.

Tambah Safei, AW teman tersangka yang saat penangkapan berada di kosan MS, kemungkinan akan dikenakan rehabilitasi atau pemerikasaan rawat jalan di BNNP Papua karena yang bersangkutan hanya kebetulan sebagai pengguna dan tidak mengetahui keberadaan Ganja di kosan MS.

Saat ini kedua tersangka diamankan di Rumah Tahanan BNNP Papua, Kota Jayapura. (cr10/ej/Koran Harian Pagi Papua)