Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., berikan sambutan di Hotel Aston Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM berharap dengan dilaksanakannya Rapat Kordinasi (Rakor) dan sosialisasi optimalisasi penerimaan daerah, maka ada perubahan baik yang terjadi di Kota Jayapura, dan secara umumnya di Provinsi Papua.

 

Rakor dan sosialisasi yang digelar  di Hotel Aston Jayapura, Kamis (1/3/2018) ini, atas kerja sama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Bapenda Provinsi Papua dan menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) sebagai pemateri, diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari berbagai pihak yaitu Kajati, Polda Papua, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Bapenda dan Dinas Penanaman Modal dab Perizinan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) baik dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, serta beberapa OPD dan ASN dari kabuaten-kabupaten lain di Papua.

 

Rustan mengatakan,  potensi penerimaan atau pendapatan pajak di Kota Jayapura sangat banyak tetapi belum dimaksimalkan dengan baik. Sehingga Pemkot Jayapura berharap dengan rakor dan sosialisasi itu dapat menyadarkan semua pihak terutama dalam membayar pajak secara tertib.

 

“Untuk itu, terutama bagi Bapenda dan DPMPTSP Kota Jayapura harus berpacu, beri sosialisasi dan pemahaman sesuai dengan aturan yang ada sehingga mereka memahami betul dan lancar membayar pajak,” ujarnya.

 

Karena menyangkut dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), diharapkan kepada ratusan peserta rakor dapat terlibat dan bersinergi bersama. Dengan demikian tujuan yang diharapkan dapat tercapai, sehingga kedepannya PAD Kota Jayapura menjadi meningkat.

 

Selain itu, mewakili Pemkot Jayapura, Rustan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Direktur KPK RI yang terlibat langsung sebagai pemateri dalam rakor dimaksud.

 

“Semoga dengan kedatangan beliau di Papua, dapat memberikan motivasi dan munculnya perubahan bagi kita semua di Kota Jayapura, seperti meningkatnya semangat kerja yang baik dalam memacu atau menghasilkan kinerja yang baik, dan memiliki kajian dan hasil kerja juga yang betul-betul maksimal. Yang penting ialah kita bekerja,” tandasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengungkapkan begitu banyaknya tantangan yang dihadapi, dikarenakan belum adanya regulasi dan belum terlalu agresif untuk menggali sumber pendapatan untuk meningkatkan PAD di Provinsi Papua.

 

Sehingga dengan rakor dan sosialisasi itu, ia berharap ada kekuatan dan konsep baru tentang bagaimana kita dapat menggali semua potensi yang ada demi membangun 28 kabupaten dan satu kota yang ada di Papua.

 

“Dan saya juga menyarankan agar 28 kabupaten dapat datang studi banding di Kota Jayapura, sebagai role model terbaik dari KPK,” ucapnya. (Elsye Sanyi  / Koran Harian Pagi Papua)