Disdukcapil Launching Aplikasi Tamu Berbasis e – KTP

0
35

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA ) –  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura kembali mengadakan inovasi, yakni aplikasi tamu pimpinan berbasis E-KTP.

Aplikasi ini diperuntukkan bagi warga yang hendak berkunjung menemui pimpinan daerah, meliputi Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah.

“Dalam rangka mewujudkan Smart City, Dispendukcapil mengadakan program Aplikasi Tamu bagi warga yang ingin menemui pimpinan daerah, pengadaan ini dilakukan di lantai 3 Kantor Wali Kota agar data tamu dapat direkam beserta keperluan menemui pimpinan,”kata Kadispendukcapil Melan Uloli, SE, MM di lantai 3 Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa 27 Februari 2018.

Aplikasi ini menurutnya sangat penting, selain data diri setiap warga yang tercatat pada sistem, juga otomatis terekam dalam aplikasi. Sehingga bisa direview selama satu bulan berapa jumlah tamu yang mengunjungi Wali Kota, Wakil Wali Kota, atau Sekretaris Daerah.

Inovasi ini diadakan guna menjaga keamanan pimpinan dan ketertiban pimpinan, sehingga setiap tamu yang datang benar-benar diketahui, bahwa kedatangannya memiliki maksud dan tujuan yang jelas.

“Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semua sudah tercatat di data melalui registrasi,” katanya.

Wali Kota Jayapura,  DR Benhur Tomi Mano, MM menyambut baik sistem garapan Dispendukcapil ini. Selain dapat memantau dengan jelas, rinci dan terekam, kunjungan setiap warga juga aplikasi ini menyaratkan kepemilikan E-KTP terutama untuk warga Kota Jayapura.

“Jadi bagi mereka yang tidak punya E-KTP dan bukan warga Kota Jayapura jangan harap bisa menemui pimpinan daerah, ini penting agar setiap warga yang mengajukan permohonan bantuan harus menyertakan E-KTP atau menjadi jaminan ketika menemui pimpinan dan mendapat kartu visitor dengan warna yang berbeda sesuai dengan pimpinan yang ditemui,”katanya melaunching aplikasi tamu berbasis E-KTP.

Aplikasi ini sudah diberlakukan sejak diluauching pada 27 Februari 2018. Dalam launching tersebut, Wali Kota menemukan masih banyak yang belum mengurusi atau memiliki E-KTP, terbukti ketika ingin melakukan registrasi, beberapa warga belum melakukan perekaman.

Kadispendukcapil dalam hal ini mengatakan akan memberi toleransi di hari pertama peluncuran aplikasi ini, namun berlaku sanksi tegas di hari berikutnya yakni tidak diberikan akses kepada pimpinan jika belum atau tidak memiliki E-KTP. (Humas Kota Jayapura)