Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat melantik 17 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, yang digelar di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (28/2/2018). (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi melantik 17 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, yang digelar di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (28/2/2018).

 

Pelantikan 17 pejabat itu, untuk mengisi kekosongan jabatan-jabatan tersebut karena pejabat sebelumnya ada yang memasuki purna tugas (pensiun), pindah, meninggal dunia, sekaligus juga untuk proses penyegaran kerja sehingga dilakukan mutasi pejabat.

 

Wali Kota menjelaskan seluruh tahapan pengisian JPT mulai dari pembentukan panitia seleksi, seleksi administrasi dan sampai pada tahapan penetapan hasil telah dilaksanakan oleh Pemkot Jayapura selama sebulan ini. Dan itu, kata dia, sebagai wujud kepatuhan Pemkot Jayapura dalam melaksanakan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, Peraturan Pemeritah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah serta PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil, yang mengamanatkan bahwa pengisian JPT dilaksanakan melalui proses seleksi terbuka dengan mekanisme kompetisi secara adil.

 

“Melalui mutasi, para pegawai memperoleh kesempatan untuk mengaktualisasikan diri dengan mengusahakan peningkatan prestasi yang optimal dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki. Dalam rangka meningkatkan motivasi dan kinerja organisasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia guna mewujudkan visi dan misi Pemkot Jayapura,” ucapnya.

 

Wali Kota menegaskan, bahwa semua pejabat disyaratkan untuk dapat memiliki sikap ilmiah maupun kepedulian yang begitu mendalam sehingga tercipta berbagai inovasi dalam menjamin tercapainya sasaran kerja secara berdaya guna dan berhasil guna.

 

“Oleh sebab itu, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” pintanya.

 

Menurut Wali Kota, untuk pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal. Oleh sebab itu, pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan jabatan lain sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Jayapura, Robert J. Betaubun menyampaikan rekapitulasi JPT Pratama yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya ada sebanyak 17 orang yang terdiri dari jabatan seleksi rotasi mutasi sebanyak 9 orang antara lain, M. Nurjainuddin Konu sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Arif D. Darmanto sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan.

 

Elby Uneputty sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang politik, hukum dan pemerintahan, Jean Hendrik Rollo sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ketty Kailola sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Andrian Djitmau sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

 

Fachrudin Pasolo sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nofdi Rampi sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang, Perumahan dan Pemukiman, dan Bernard Fingkreuw sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

 

Kemudian, jabatan seleksi terbuka yang dilantik sebanyak 7 orang, yaitu Robert L.N. Awi sebagai Kepala Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

dr. Ni Nyoman Sri Antari sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Matias B. Mano sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Jacobus Itaar sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Djoni Naa sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Robby Kepas Awi sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta R. Cony Huwae sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

 

Dan juga penunjukan pelaksana tugas (Plt) sebanyak 1 orang yakni Kompol Muhsin Ningkeula sebagai Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja sampai dilantiknya pejabat definitif.

 

Selain melaksanakan pelantikan JPT, Pemkot Jayapura juga melaksanakan penandatanganan pakta integritas dan pernyataan perjannian kinerja oleh seluruh Kepala OPD.

 

Hal ini ditujukan agar masing-masing Kepala OPD memiliki komitmen dan kesanggupan untuk melaksanakan tugas, fungsi dan tanggungjawab, wewenang dan peran yang diemban dengan tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

 

 

Acara pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan penandatangan perjanjian kinerja di lingkungan Pemkot Jayapura itu dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura, Mathelda Yakadewa, Dandim 1701/Jayapura Letkol. Inf. Nova Ismailiyanto, Kapolres Jayapura Kota Gustav Robby Urbinas, para asisten dan staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)