Hari  ini Kampanye Perdana Pilgub Papua 2018, LUKMEN di Sentani, JOSUA di  Yahukimo

0
232

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pasangan calon Gubernur Papua Nomor Urut 2, John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (JOSUA) memulai kampanye perdana di Lapangan Pendidikan Kabupaten Yahukimo hari ini Kamis (1/3/2018).

Kedua pasangan tersebut menggoyang wilayah yang merupakan bagian penduduknya terbanyak setelah Kota Jayapura. Dengan mengerahkan berbagai kemampuan dan kekuatan yang berada di Tim Kampanye ‘Papua Cerdas’ ini diharapkan mampu meraih dukungan penuh dalam mengawali kampanye ini.

“Kampanye perdana Papua Cerdas akan dimulai dari Dekai, Kabupaten Yahukimo dan kami optimis mampu membungkus suara di Yahukimo dalam rapat umum pertama,” kata Sekretaris Tim Kampanye Papua Cerdas, Natan Pahabol.

Pasangan JWW – HMS saat berkampanye di Jayawijaya. (Roy Purba/ HPP)

Yahukimo yang berasal dari empat suku besar yakni Yali, Hubla, Kimyal dan Mumuna, siap mengamankan dan mendukung serta memenangkan pasangan JOSUA.

Apalagi kemampuan para kandidatnya yakni JWW-HMS merupakan putra terbaik Papua yang sama-sama menjabat bupati dua periode, tentunya telah teruji kemampuan dalam melaksanakan kepemimpinannya.

Mereka berdua adalah tokoh yang pas untuk memimpin Papua kedepan. Kharismanya dan kemapanan berpolitiknya tak diragukan lagi dalam melaksanakan roda pemerintahan jika diberikan mandat oleh rakyat untuk memimpin Papua.

Kata Natan Pahabol, memilih kampanye perdana di Yahukimo, bukan tanpa alasan, karena Yahukimo memiliki luas wilayah terbesar dari 29 kabupaten/kota di Papua, memiliki jumlah penduduk terbanyak setelah Kota Jayapura, memiliki jumlah bahasa dan suku terbanyak di Papua.

Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, Calon Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal bersama Ketua DPR Papua, Yunus Wonda, usai deklarasi pencalonan pasangan LukMen dan memberikan keterangan pers. (Istimewa)

“Selain ada 4 suku besar, juga ada 9 sub suku di Yahukimo. Yahukimo adalah daerah strategis karena menjadi pintu bagi Pegunungan Tengah Papua,” katanya.

Untuk itu, lanjut Natan, tim kampanye Papua Cerdas berani menentukan dan memutuskan bahwa Yahukimo sebagai titik untuk menentukan kemenangan.

“Karena itu, kita siap turun dan semua orang Yahukimo yang berasal dari empat suku besar, Yali, Hubla, Kimyal dan Momuna. Yahukimo siap ikat suara, bungkus suara dan isi suara dalam noken untuk kemenangan JOSUA,” ujarnya.

Selain itu, Yahukimo sebagai titik sentral kemenangan bagi JOSUA itu, lantaran daerah itu dari turun temurun hingga sekarang telah mencatat bahwa Yali dan Hubla, dimana Hubla merupakan asal dari John Wempi Wetipo, merupakan satu kerukunan yang tak dapat dipisahkan oleh siapapun.

“Ada ikatan sejarah dan emosional yang sangat kuat antara Yali dan Hubla. Karena itu, saya sebagai anak Yahukimo dan wakil rakyat dari Yahukimo dan sekretaris tim sukses, saya mengklaim bahwa Yahukimo 100 persen suara ikat, bungkus dan kasih isi di noken untuk JOSUA,” tandasnya.

Dalam kampanye di Yahukimo ini, juga menghadirkan juru kampanye dari tokoh-tokoh karismatik Pegunungan Tengah Papua, termasuk tokoh Yahukimo, DR Ones Pahabol, SE, MM.

“Kita sudah mengundang beliau sebagai putra terbaik Yali dan beliau siap hadir,” katanya.

Selain itu, tim kampanye Papua Cerdas juga menghadirkan tokoh – tokoh besar dari Lapago diantaranya DR (HC) Jhon Tabo dan Briyur Wenda.

Pihaknya sudah mengundang jurkam nasional, namun lantaran seluruh Indonesia melakukan kampanye yang sama, sehingga kemungkinan jurkam nasional baik dari PDI Perjuangan maupun Gerindra akan hadir dalam kampanye terakhir di Kota Jayapura.

Dalam kampanye di Yahukimo itu, tim kampanye Papua Cerdas akan dimeriahkan artis lokal, Melanesian Voice, semua penyanyi orang Papua dan mereka telah berangkat ke Dekai, Yahukimo.

Natan, memperkirakan kampanye akbar itu, dihadiri puluhan ribu massa untuk menggoyang Lapangan Pendidikan Yahukimo.

Sementara itu, – Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, Rabu (28/2/2018) meresmikan kantor pusat sekretariat tim kampanye yang berlokasi di Entrop Jayapura. Selain meresmikan kantor sekretariat, Lukas juga melantik tim relawan Papua Bangkit Jilid II yang akan bertugas di 29 kabupaten dan kota.

Dalam sambutannya, disela-sela kegiatan itu, Lukas mengenang kepemimpinannya selama kurang lebih lima tahun yang berani menyuarakan keadilan serta fokus mengelola sumber daya alam untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebab untuk dapat mensejahterakan masyarakat, lanjut dia, dibutuhkan seorang pemimpin yang kuat, sebab banyaknya tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan pemerintahan. “Apalagi, UU Otsus Papua akan berakhir pada 2023 mendatang. Sehingga memang Papua butuh pemimpin yang kuat untuk bisa mengelola SDA dengan baik, demi kesejahteraan masyarakat kedepan,” tutur dia.

Dua Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua bersama Ketua KPU Papua, pada  Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Dan Pilbup di Tujuh Kabupaten, yang berlangsung  di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Sabtu pekan lalu. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

Dia katakan, salah satu kerja kerasnya bersama pihak terkait, diantaranya dengan telah berhasil mendorong pemberian 10 persen saham PT. Freeport Indonesia bagi provinsi tertimur di Indonesia ini. Sehingga nantinya, dana itu akan dikelola oleh sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan dibentuk, bersama dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum).

Diketahui hari ini, Kamis, 1 Maret 2018,  juga dilakukan kampanye terbuka  di Lapangan Sentani  bersama pasangan LUKMEN  dan  koalisi partai pendukung  sereta simpatisannya. ( Fransisca / LintasPapua.com)