Pemkab Jayapura Gelar Sosialisasi Revitalisasi Bandara Sentani

221
Sosialisasi ini dibuka dan dipimpin oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP., , dan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bandara Sentani yang juga Kepala Seksie (Kasie) Kerjasama Bandar Udara, Lasmo Hutabalian. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Upaya peningkatan pelayanan dan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura bersama pihak Bandar Udara (Bandara) Internasional Sentani melakukan Sosialisasi Revitalisasi Bandara Sentani, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (27/2/2018) pagi.

Sosialisasi ini dibuka dan dipimpin oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP., , dan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bandara Sentani yang juga Kepala Seksie (Kasie) Kerjasama Bandar Udara, Lasmo Hutabalian.

Turut dihadiri Ketua Kadin Kabupaten Jayapura Ir. Hengky Jokhu, sejumlah Kepala OPD di Lingkup Pemkab Jayapura dan puluhan tokoh adat dari empat kampung selaku pemilik hak ulayat yang ada disekitar Bandara Sentani.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, menyampaikan, bahwa pihaknya melakukan sosialisasi revitalisasi Bandar Udara (Bandara) Internasional Sentani. Karena pihak Bandara Sentani mempunyai rencana besar untuk pengembangan bandara kedepan.

“Tetapi, kawasan yang mau dikembangkan inikan kawasan yang bukan bebas kepemilikannya. Kemudian runway ini juga sudah berpuluh-puluh tahun terus menjadi masalah yang belum dibicarakan (diselesaikan) secara tuntas. Mungkin sudah tuntas, namun masih ada juga masyarakat yang mempersoalkan runway tersebut,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan sosialisasi revitalisasi Bandara Sentani, Selasa (27/2/2018) siang.

“Nah, hal ini yang perlu kita pertemukan. Kita tidak bicara hanya itu saja, dan kita bicara kawasan ini kedepannya seperti apa. Kawasan ini bisa berkembang seperti itu karena ada bandara. Oleh karena itu, mari kita duduk lihat baik bahwa pengembangan atau kehadiran bandara dengan pembangunan kedepan itu pengaruhnya terhadap masyarakat dan juga masyarakat terlibat didalamnya seperti apa,” imbuhnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bandara Sentani yang juga Kepala Seksie (Kasie) Kerjasama Bandar Udara, Lasmo Hutabalian. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

Bupati Mathius juga mengatakan, mereka (masyarakat adat) sendiri yang harus memutuskan atau memastikan (tanah) ini siapa yang punya, karena disaat pemerintah daerah ingin melakukan kerjasama dalam hal ini melalui pihak Bandara Sentani dengan masyarakat pemilik hak ulayat itu totalnya sudah jelas, juga sudah disepakati dan ada berita acaranya yang telah ditandatangani oleh mereka semua.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, menyampaikan, bahwa pihaknya melakukan sosialisasi revitalisasi Bandar Udara (Bandara) Internasional Sentani. Karena pihak Bandara Sentani mempunyai rencana besar untuk pengembangan bandara kedepan. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

“Tidak boleh ada pihak lain yang bisa memprotes itu. Supaya saat dilakukan eksekusi tidak boleh ada yang lakukan protes lagi, dan kita dari pemerintah tidak akan menyelesaikan (pembayaran) itu secara dobel. Jadi, apa yang sudah disepakati masyarakat itu harus tuntas. Ini merupakan rencana besar, namun masyarakat juga harus berpartisipasi untuk menyukseskan itu,” ucapnya diakhir wawancara. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)