Tim Koalisi Papua Bangkit II Usung Kampanye Damai dan Bermartabat

0
493
Mathius Awoitauw, Yulce Wenda, Lukas Enembe dan Klemen Tinal, dalam sebuah Kampanye Damai di Jayapura. (ISTIMEWA)
Mathius Awoitauw, Yulce Wenda (Isteri Lukas Enembe), Lukas Enembe dan Klemen Tinal, dalam sebuah Kampanye Damai di Jayapura. (ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Sabtu (24/2/2018) lalu menggelar deklarasi kampanye damai Pilkada Serentak 2018 baik Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur serta Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dari tujuh kabupaten yang ada di Provinsi Papua, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok II, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Deklarasi kampanye damai diawali dengan aksi pawai yang start dimulai dari Bumi Perkemahan (Buper), Waena, Distrik Heram menuju Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok II, Kota Jayapura itu dihadiri Komisioner KPU Pusat, Bawaslu Papua, Forkompimda Papua dan ratusan masyarakat pendukung dari masing-masing calon.

Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit II, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, berharap agar pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua benar-benar konsisten dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan KPU Provinsi Papua. Selain itu, kata Mathius, pihaknya selaku tim pemenangan paslon Lukas Enembe-Klemen Tinal (LukMen) terus akan menyerukan, bahwa Pilkada ini harus berlangsung aman, damai dan bermartabat.

Ketua KPU Papua. Adam Arisoy, saat memandukan para calon – calon pemimpin daerah, dalam kampanye damai di halaman kantor Gubernur Papua. (Fransisca /LintasPapua.com)

“Hal itu yang kita terus akan kerjakan untuk dalam masa-masa kampanye ini. Kalau kita memikirkan hal-hal yang negatif atau hal-hal yang tidak sesuai itu pasti akan merugikan dalam posisi seperti itu,” ujarnya kepada wartawan harian ini usai pelaksanaan deklarasi kampanye damai, Sabtu (24/2/2018) siang lalu.

Mathius juga meminta kepada semua pihak berkomitmen melaksanakan Pilkada dengan demokratis, kekeluargaan dan juga menjaga ketentuan peraturan-peraturan yang ada.

“Supaya kita semua berjalan sesuai dengan aturan yang ada, agar Pilkada ini benar-benar berlangsung aman, tertib dan terkendali. Kami dalam posisi ini untuk terus menyuarakan situasi seperti itu, sehingga dengan pencanangan Pilkada damai di Papua baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota itu kami sangat mendukung KPU dan Bawaslu untuk mewujudkan Pilkada yang damai tersebut,” tegas Mathius Awoitauw yang juga Bupati Jayapura.

ANAK ASLI PAPUA, CALON PEMIMPIN NEGERI CENDERAWASIH. John Wempi Wetipo bersama Lukas Enembe. dalam sebuah senyuman damai yang harus terpancar dalam kampanye dan siap menang dan siap kalah. (ISTIMEWA)

Dikatakannya, pasangan calon (Paslon) Lukas Enembe-Klemen Tinal (LukMen) dalam Pilkada 2018 itu merupakan pasangan petahana yang sudah bekerja dan juga publik sudah mengetahui karya-karya yang besar yang dilakukannya. Karena itu, kata Mathius, dimana-mana petahana itu memiliki akses dan pemahaman terhadap kinerja ini sudah diketahui banyak oleh publik. Jadi, tinggal hanya mempertahankan apa yang sudah dikerjakan.

“Oleh karena itu, kita dari tim koalisi hanya menjaga bagaimana yang dikerjakan ini terus akan dilanjutkan untuk Papua lebih baik. Nah, dalam pertarungan ini biasanya petahana sudah ada di depan atau sudah berjalan mendahului. Untuk itu, bagi kami tim koalisi hanya berusaha bagaimana menjaga stabilitas, situasi yang ada saat ini tetap terpelihara dan terus kita akan meningkatkan upaya-upaya untuk kemenangan LukMen,” katanya.

Para Calon Bupati dan Wakil Bu[pati dari berbagai daerah di Papua. (ISTIMEWA)
Mathius juga mengatakan, Pilkada Serentak Tahun 2018 merupakan proses demokrasi untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah provinsi maupun kabupaten/kota yang harus berlangsung aman, damai dan bermartabat.

“Seperti harapan kita semua, mari kita serukan hal-hal yang positif dan hal-hal yang baik agar masyarakat bisa melihat dan menilai sendiri untuk menjatuhkan pilihannya sesuai hati nurani mereka untuk memilih pemimpinnya. Kita sportif saja, untuk bisa berpikir Papua yang lebih baik guna masa depan kita semua. Ini harus jadi komitmen semua pihak,” katanya.

Melalui Pilkada ini, diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang berintegritas, jujur, memiliki visi dan komitmen yang kuat untuk membangun Papua guna mewujudkan kesejahteraan rakyat. Mathius mengajak kepada seluruh masyarakat agar jangan mengikuti dan jangan terpengaruh, kalau ada pihak-pihak lain yang menghembuskan isu-isu negatif terhadap paslon lain.

Pasangan Nomor Urut Dua yakni Habel Melkias Suwae (Cawagub) John Wempi Wetipo (Cagub), Adam Arisoy (Ketua KPU Papua, Pasangan Nomor Urut Satu, yakni Klemen Tinal (Cawagub) dan Lukas Enembe (Cagub). (Fransisca /LintasPapua.com)

“Seperti harapan kita semua, maka kami menyerukan kepada paslon nomor 1 atau paslon nomor 2, untuk beradu program dan bicara keberhasilan baik sebagai pernah menjadi bupati maupun pernah menjadi gubernur. Itu saja yang kita serukan, yakni bicara tentang apa yang mau dikerjakan atau hal-hal baik apa yang pernah dilakukan. Hindari mencari kejelekan maupun hal-hal yang menyebar kebencian dan juga fitnah terhadap pasangan lain,” tegasnya.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Nomor Urut 1 Lukas Enembe, SIP.MH dan Klemen Tinal, SE.MM. dampingi Petinggi Partai Demokrat Papua, Carolus Bollly.  (ISTIMEWA)

“Kami berharap agar masyarakat bisa jeli untuk melihat dan membantu untuk menyerukan bersama-sama, guna menghentikan (bila perlu) kalau ada pihak-pihak yang menyebarkan kebencian, fitnah dan isu-isu SARA. Itu tidak perlu dibesar-besarkan dengan cara-cara yang mendeskreditkan pihak lain, karena itu akan menimbulkan rasa saling tidak senang satu sama lain,” tandas Mathius Awoitauw. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here