Deklarasi Kampanye Damai, Semarak Keceriaan Massa JWW-HMS

0
27

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar deklarasi kampanye damai Pilkada Serentak 2018 baik Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur serta Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dari tujuh kabupaten. Acara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok II, Kota Jayapura, Sabtu (24/2/2018) lalu.

 

Jadwal yang disampaikan KPUD Provinsi Papua, deklarasi kampanye damai dimulai dengan pawai dari Bumi Perkemahan (Buper), Waena, Distrik Heram, menuju Kantor Gubernur Provins Papua, Dok II, Kota Jayapura.

 

Pada kesempatan itu, pasangan calon nomor urut 2, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JOHSUA), tiba tepat pukul 11.00 WIT. Kandidat yang diusung PDIP dan Gerindra itu didampingi ribuan massa yang berjalan dengan tertib memasuki lokasi deklarasi kampanye damai tersebut. Atribut bendera Merah Putih, bendera masing-masing partai pengusung berjejer dengan rapih. Iring-iringan JWW-HMS yang menumpangi mobil bak terbuka itu semakin semarak dengan hadirnya massa pendukung yang juga dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Tiba di lokasi, JWW-HMS yang didampingi massa pendukungnya dan sejumlah pengurus partai pengusung itu langsung masu ke lokasi. Sementara itu di samping tenda lokasi Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, sejumlah penari dari Reog Ponorogo untuk menghibur massa yang setia berada di lokasi deklarasi.

 

Sebelumnya, calon gubernur yang diusung sembilan partai politik koalisi seperti Partai Demokrat, Golkar, PKS, Nasional Demokrat (NasDem), PPP dan Hanura itu tiba lebih awal dari pasangan JWW-HMS, karena berdasarkan nomor urut dan langsung juga masuk ke lokasi.

Pada kesempatan itu, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Nomor Urut 2, Habel Melkias Suwae (HMS) berharap agar pelaksaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua, benar-benar konsisten dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan KPU Provinsi Papua.

 

“Bagi tim pemenangan JWW-HMS, saya imbau agar kampanye dilaksakan secara simpatik, berbudaya, santun dan bermantabat serta mengedepankan kepentingan Papua yang tentu jadi perhatian nasional dan internasional,” ajak pria yang pernah menjabat Bupati Jayapura selama dua periode, dalam pesan singkatnya via telepon seluler, Minggu (25/2/2018) kemarin.

Ia juga mengajak semua pihak berkomitmen melaksanakan Pemilu secara aman dan damai. “Seperti harapan kita semua, agar masyarakat menjatuhkan pilihannya sesuai hati nurani mereka untuk memilih pemimpin yang cerdas dan terbaik. Ini harus jadi komitmen semua pihak,” tegas HMS.

 

Sebelumnya, masih ditempat yang sama, komisioner KPU RI, Evi Ginting mengungkapkan, pendukung calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua baik nomor 1 maupun 2 harus bisa memastikan kampanye damai dan tanpa konflik.

“Kami tidak mau ada konflik dalam setiap tahapan Pilkada. Apalagi, KPU lebih mengutamakan kampanye dialogis. Dialog paslon dengan pemilih,” ujarnya.

 

Untuk itu, lanjut Eva, pemilih dapat mengetahui visi serta misi Paslon dan itu akan menjadi dasar pemilih memilih Paslon untuk Papua di masa depan.

 

“Sampai hari pemungutan suara kami memastikan KPU Provinsi dan 7 Kabupaten melaksanakan pemilihan kepala daerah dengan jujur, adil dan luber (langsung, umum, bebas serta rahasia),” imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Yakobus Marjuki mengatakan, pada H+1 kini, pihaknya sudah memerintahkan semua kantor pemerintah, komisioner dan calon untuk dijaga.

 

“Rumah komisioner dan juga calon dijaga. Penggunaan senjata api atau senpi adalah jalan terakhir. Penegakan hukum jalan terakhir. Kalau ada masalah, ada cara musyawarah dan lainnya, ada Gakkumdu,” paparnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI, Fritz Siregar berharap, agar pemilu gubernur Papua dapat berjalan aman.

 

Apalagi Fritz Siregar, pemilu adalah pesta kita bersama, tapi ada aturan yang harus dipatuhi sebagai bagian proses pemilu.

“Bagaimapun kita bekerja kalau tidak ada dukungan dari semua pihak, terutama paslon, maka itu tidak akan maksimal,” tukasnya.

 

Acara diakhiri dengan penandatanganan deklarasi kampanye damai dan pelepasan balon gas ke udara oleh kedua pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Provinsi Papua. Namun saat pasangan JWW-HMS melakukan pelepasan balon ke udara, balon gas dari pasangan JOHSUA yang paling cepat terbang ke atas udara, dibandingkan dengan pasangan LUkMen. (Irf/ Koran Harian Pagi Papua)