Pemkab Jayapura Dukung RSUD Youwari Miliki  Produksi Oksigen Sendiri

0
15
Suasana Pertemuan Antara Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, didampingi Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si, dan sejumlah Kepala OPD dengan Direksi RSUD Youwari yang dipimpin oleh Plt. Direktur RSUD Youwari, Dr. Petronella Marcia Risamasu, dr, M.Ked.Trop, di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (22/2/2018) pagi. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Kebutuhan akan Oxygen di setiap rumah sakit cukup tinggi, sehingga di tahun 2018 ini RSUD Youwari berencana memproduksi oksigen sendiri dan memiliki tempat untuk mengisi oksigen.

Rencana untuk memenuhi oksigen sendiri tersebut, maka rumah sakit yang dipimpin Dr. Petronella Marcia Risamasu ini akan melakukan kerjasama dengan Perusahaan Universal Eco Pasific guna memproduksi pasokan oksigen yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Artinya, RSUD Youwari kedepannya sudah tidak khawatir mengalami kekurangan oksigen dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Youwari, Dr. Petronella Marcia Risamasu, dr, M.Ked.Trop, yang dikonfirmasi wartawan usai pertemuan dengan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (22/2/2018) siang, mengakui hal itu.

“Jadi, kebutuhan rumah sakit setiap tahun akan oksigen ini sangat tinggi. Selama ini, rumah sakit kami untuk kebutuhan oksigennya itu dipenuhi dari membeli tabung oksigen. Nah, ini kita menjajaki (kerjasama) pembicaraannya yang sebenarnya sudah dimulai dari tahun 2017 lalu dengan perusahaan di Jakarta yakni Universal Eco Pasific, untuk memenuhi pasokan oksigen di rumah sakit Youwari,” ungkap perempuan yang akrab disapa Dokter Mala.

Suasana Pertemuan Antara Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, didampingi Sekda Kabupaten Jayapura Drs. Yerry F. Dien, M.Si, dan sejumlah Kepala OPD dengan Direksi RSUD Youwari yang dipimpin oleh Plt. Direktur RSUD Youwari, Dr. Petronella Marcia Risamasu, dr, M.Ked.Trop, di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (22/2/2018) pagi. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

Dengan adanya kerjasama ini, kata Dr. Mala, pihaknya menindaklanjuti untuk bisa memproduksi oksigen.

“Saat ini sudah jalan, bangunannya sudah ada dan tinggal suplay alatnya saja. Mudah-mudahan di tahun 2018 ini sudah bisa operasional. Jadi, bisa memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit Youwari, bahkan kami juga bisa menyediakan untuk kebutuhan oksigen di Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura. Sekaligus kalau ada kelebihan, pasokan oksigen yang kita produksi ini bisa dimanfaatkan oleh rumah sakit lain di Papua,” ucapnya.

“Dulu sudah pernah ada, kemudian beberapa tahun terakhir ini penyediaannya dengan membeli tabung oksigen. Nah, untuk saat ini kita sedang menjajakinya untuk bisa memasok oksigen selama beberapa bulan dengan pihak perusahaan, selanjutnya itu akan menjadi milik daerah,” sambung dr. Mala yang murah senyum ini seraya menyebutkan dari segi efisiensi biaya pihak RSUD Youwari bisa memperoleh oksigen dengan harga 50 persen lebih murah dari harga pasaran.

Sementara itu, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura melalui RSUD Youwari menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan, untuk pengadaan oksigen guna memenuhi kebutuhan pasokan oksigen di rumah sakit Youwari.

“Jadi, selama ini oksigen itukan di beli. Nah, sekarang ini kerjasama dengan perusahaan itu, rumah sakit Youwari sudah bisa produksi oksigen sendiri. Karena ada mesinnya sendiri yang akan dibangun, dan bangunannya juga sudah ada,” ujar Bupati Mathius kepada wartawan usai pertemuan dengan Direksi RSUD Youwari, di VIP Room Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (22/2/2018) pagi.

Menurut Bupati Mathius, kerjasama dengan perusahaan untuk memproduksi oksigen tersebut, dalam rangka pihaknya mendorong RSUD Youwari ini menjadi Bada Layanan Umum Daerah (BLUD). Bukan lagi semua dibawah pemerintah daerah. Tetapi, rumah sakit ini bisa menjadi satu badan yang bisa mandiri, dan mengelola rumah sakit itu bisa mencari sumber dana sendiri untuk mengembangkan rumah sakit tersebut.

“Dengan efisiensi yang tinggi, satu tahun bisa menghemat biaya itu kurang lebih sekitar Rp. 750 juta per tahun. Jadi, pengadaan oksigen ini bagi saya sangat efisien sekali,” ujarnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)