Wali Kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano MM saat memberikan sambutan di acara launching pelayanan 24 jam di Puskesmas Percontohan Twano Entrop. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Melihat kondisi Kota Jayapura yang saat ini berada pada masa membangun, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mulai mensetarakan peran dan posisi antara perempuan dan laki-laki dalam bidang pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. 

 

“Saya memilih perempuan-perempuan hebat sebagai Kepala Puskesmas (Kapus) yang rata-rata menjabat di tiap-tiap Puskesmas yang ada di Kota Jayapura, karena sebagai perempuan mereka sangat cerdas, pintar, rendah hati dan mau mengatur Puskesmas-Puskesmas di Kota Jayapura dengan kesabaran dan ketekunan dalam memberikan pelayanan di tiap-tiap Puskesmas. Terima kasih banyak kepada Kapus-Kapus yang telah bekerja sangat luar biasa,” ucap Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memberikan sambutan pada peresmian jalan masuk dan launching pelayanan 24 jam Puskesmas Twano di Kelurahan Entrop, di Puskesmas Twano Entrop, Selasa (20/2/2018).

 

Lanjut Wali Kota, di tataran Pemerintahan Kota Jayapura, baik di birokrasi, politik dan pemerintahan, ia telah  memperjuangkan hak-hak perempuan dan melibatkannya dalam melaksanakan pembangunan, guna menciptakan kesejahteraan masyarakat bagi kemajuan bangsa dan negara.

pelayanan 24 jam Puskesmas Twano di Kelurahan Entrop, di Puskesmas Twano Entrop, Selasa (20/2/2018). (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

Dengan ketekunan dan kecerdasan yang dimiliki kaum Hawa ini, Wali Kota Jayapura berharap para Kepala Puskesmas dapat mengatur, merangkul dan mengayomi tugas dan tanggung jawab dalam menekan 10 angka penyakit besar dan mencegah tiga penyakit terabaikan di Kota Jayapura, yakni kusta, frambusia dan kaki gajah.

 

“Saya berterima kasih kepada Kapus-Kapus yang telah bekerja keras dalam melakukan pelayanan bagi masyarakat sehingga saat ini Kota Jayapura bebas dari campak dan gizi buruk,” tandasnya. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)