Kapolres Akan Tertibkan Peredaran Togel, Pelaku Siap Dibawa ke Meja Hijau

0
849
Kapolresta Jayapura, AKBP Gustav R. Urbinas, SH, S.IK., saat memberikan keterangan. (Irfan)
Kapolres Jayapura, AKBP Gustav R. Urbinas, SH, S.IK., saat memberikan keterangan. (Irfan)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Sesuai dengan komitmen kerjanya menjadikan Kota Jayapura bersih dari togel dan judi jenis lainnya, Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustav Robby Urbinas, SH. MH menegaskan bahwa ia tidak memberikan ampun kepada para bandar dan pengedar, khususnya judi togel yang selama ini cukup marak dan meresahkan masyarakat.

Bahkan, mantan Kapolres Jayapura itu juga berjanji, akan mengantar para bandar yang dibekuk hingga ke meja hijau Pengadilan Negeri Jayapura Klas IA.

 

“Untuk masyarakat Kota Jayapura sebaiknya tidak terpengaruh dengan penyakit masyarakat seperti judi dan lebih khusus lagi togel, akan saya tindak tegas. Saya sudah menyatakan komitmen bersama Wali Kota Jayapura dan Muspida Kota Jayapura, agar Kota Jayapura tetap bersih dari togel dan judi lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/2/2018).

Ilustrasi Kasat Reskrim saat gelar perkara judi. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)

Gustaf pun menghimbau kepada masyarakat untuk menghentikan penjualan togel sejak dini. Ditegaskannya, bahwa mulai hari ini (kemarin, red) tidak akan ada lagi segala jenis toleransi, bahkan bagi oknum anggota Polres Jayapura Kota yang terlibat sebagai pengedar akan ditindak tegas dan dilaporkan langsung ke Kapolda Papua.

 

“Banyak keluarga yang terlantar karena ada ibu-ibu, bapak-bapak dan anak-anak yang hari ini sedih karena orang tuanya ada di dalam sel dan ketika mereka meminta saya untuk membijaki itu, tidak.  Saya tetap akan antar sampai di Pengadilan Negeri Jayapura Klas 1A, sampai di meja hijau,” katanya serius.

 

Menurut Gustaf, masyarakat khususnya orang Papua jangan pernah terjebak dalam pekerjaan seperti menjual togel yang menjanjikan keuntungan yang besar, namun merugikan dirinya.

“Lebih baik bekerja dengan benar seperti memancing dan menjala ikan, serta berkebun. Bekerja sebagai penjual togel akan membuat orang menjadi malas, pembodohan dan kurangnya motivasi. Saya berharap nantinya harus ada nilai-nilai yang baik yang diturunkan kepada anak cucu, bukan hal malas dan pembodohan,” terangnya.

 

Selanjutnya dibeberkan Gustaf, ia akan turun langsung membersihkan penjual togel dan semua jenis judi di seluruh wilayah hukum Polres  Kota Jayapura.

 

“Pemberitahuan kepada para bandar dan pengedar untuk stop jual togel telah dilakukan melalui media cetak maupun elektronik. Jika ia membaca dan mengikuti pemberitaan di media maka dia cukup pintar untuk mengerti”.

 

“Dan saat ini sudah ada empat bandar dan pengedar lainnya,dan 28 tersangka. Selain itu juga, ada sekitar enam pelaku judi sambung ayam di belakang daerah Yotefa Distrik Abepura yang dua hari lalu diproses oleh Kapolsek Abepura,” timpalnya mengakhiri. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here