Tokoh Adat Dukung Peresmian Pasar Mama-Mama Papua

0
450
Wali Kota Jayapura, Dr.  Benhur Tomi Mano, MM., berfoto bersama tokoh adat. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)
Wali Kota Jayapura, Dr.  Benhur Tomi Mano, MM., berfoto bersama tokoh adat. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM akan segera meresmikan Pasar Mama-Mama Papua pada 7 Maret mendatang, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Jayapura.

 

Wali Kota mengatakan,  peresmian pasar yang dibangun dengan lokasi di lahan Damri yang berada di tengah Kota Jayapura dengan luas sekitar 4.490 meter persegi itu, mendapat dukungan penuh dari para pemiliki hak ulayat setempat yakni Suku Ireeuw dan Suku Chaay.

 

“Kepala Suku Ireeuw dan Suku Chaay, telah menyatukan persepsi 100 persen mendukung Wali Kota dalam pembangunan di Kota Jayapura, khususnya berhubungan dengan Pasar Mama Papua yang berdiri diatas tanah tiga suku yaitu Suku Ireeuw, Haay dan Yowe. Kemudian mereka juga setuju peresmian pasar tersebut berjalan. Sedangkan untuk penyelesaian masalah lainnya akan dibicarakan bersama dalam forum adat,” pungkas Wali Kota usai bertemu dengan kedua tokoh adat tersebut di ruang kerjanya, Senin (19/2).

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pihal DPRP Papua melalui Ketua Komisi V, Yan Mandenas bersama lima anggotanya, juga pihak Perum Damri Jayapura dan Telkomsel, yang telah bersepakat dalam rapat yang dilakukan beberapa waktu lalu sehingga pasar itu akan segera diresmikan oleh Wali Kota Jayapura.

Ilustrasi Situasi Transaksi Jual Beli di Lokasi Pasar Mama – Mama Papua di Jalan Percetakan Kota Jayapura. (ksp.go.id)

Diakuinya, pihak BUMN yakni Perum Damri Cabang Jayapura dan Pusat  sudah setuju, sehingga dirinya akan hadir untuk menandatangani penganugerahan pengelolaan pasar mama Papua, termasuk tanah dan bangunan gedung pasar.

 

Menurutnya, peresmian pasar Mama Papua akan dihadiri juga oleh Direktur Perum Damri, Kementerian BUMN, Staff Kepresidenan, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis dan pihak terkait lainnya.

 

Selain itu, guna menjaga keamanan dan ketertiban berlangsungnya kegiatan peresmian pasar itu, masyarakat adat yakni Kepala Suku Ireeuw, Dominggus Ireeuw dan Suku Chaay yang diwakili oleh Johan Haay bersepakat menyatakan sikap mendukung kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura.

 

Hal itu ditandai dengan penandatangan surat pernyataan dukungan adat Suku Ireeuw dan Suku Chaay dalam peresmian Pasar Mama-mama Papua oleh Wali Kota Jayapura. Dan kedua suku tersebut berjanji tidak akan mengganggu atau menghalangi proses peresmian pasar tersebut.

 

Adapun hal-hal menyangkut permasalahan tanah adat akan dibicarakan lebih lanjut melalui para-para adat. Turut mengetahui dalam surat tersebut adalah Wali Kota Jayapura dan Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustaf R. Urbinas, SH. SIK. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here