Hari ini, Muh. Markum Resmi Dilantik Jadi Bupati Keerom

0
32
Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM. (Arif /HPP)
Plt. Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM. (Arif /HPP)

KEEROM  (LINTAS PAPUA)  –  Sesuai rencana hari ini, Selasa (20/2/2018),  Gubernur Papua, Lukas Enembe atas nama Mendagri akan melantik Muh. Markum SH, MH, MM, sebagai Bupati Keerom. Pelantikan dijadwalkan digelar di Gedung Negara Dok V, Jayapura.

Sebelumnya, dalam pelaksanaan tugas-tugas Bupati Keerom, sepeninggal Alm. Drs. Celsius Watae MH, dalam 40 hari terakhir ini dilaksanakan Wakil Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, sebagai pelaksana tugas.

 

Atas rencana tersebut Plt. Bupati Keerom, Muh. Markum SH, MH, MM, mengakui bahwa pelantikan tersebut bakal dilakukan di Gedung Negara. Untuk itu ia meminta maaf kepada masyarakat Keerom, karena undangan terbatas maka masyarakat  yang ada tidak perlu semua hadir di acara tersebut.

‘’Mendagri telah memberikan pengesahan untuk pelantikan pimpinan daerah Keerom menjadi definitif. Untuk masy kab keerom saya harapkan maaf karena undangan sangat terbatas. Karena kegiatan ini yang koordinir dari Provinsi. Namun saya mohon dukungan dan doa restunya untuk kita tetap bersama-sama hingga 3 tahun kedepan untuk bekerja bersama membangun Keerom,’’ungkapnya saat mengikuti kegiatan Apel Hari Kesadaran Nasional di Kantor Bupati Keerom, kemarin.

Ditambahkan, bahwa usai pelantikan,  maka ia berharap pekerjaan-pekerjaan pelayanan bisa langsung dikerjakan bersama. ‘’Selanjutnya kita langsung memberikan pelayanan bekerja dan bekerja bersama-sama untuk mencapai Keerom yang lebih baik dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,’’lanjutnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Setda Keerom, Mashudi SH, MMP, mengemukakan bahwa untuk masyarakat Keerom dan tamu undangan yang berangkat dari Keerom akan dikoordinir dari Pemkab Keerom menggunakan bus Pemkab.

‘’Sesuai pesan Bupati Keerom untuk mohon doa dan dukungan, maka direncanakan akan ada kegiatan doa bersama untuk umat beragama di Keerom. Untuk Kristen akan ada kegiatan doa bersama di gereja Klasis, untuk Katholik ada doa bersama di Gereja Pastori Dekenat Keerom dan umat muslim aka nada kegiatan syukuran dan doa bersama di kediaman orang tua bupati di Arso II,’’ungkapnya. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)