Doren Wakerkwa Serukan Ciptakan Pilkada Aman dan Damai di Jayawijaya

0
729
Penjabat Sementara Bupati Jayawijaya, Doren Wakerkwa. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)
Penjabat Sementara Bupati Jayawijaya, Doren Wakerkwa. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pasca dilantik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Jayawijaya, Doren Wakerkwa yang juga Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat di kabupaten pegunungan itu, agar kompak menciptakan pilkada yang aman dan damai.

“Tentunya seruan ini kami tujukan juga bagi para pejabat pemerintah daerah, TNI/Polri hingga para tokoh-tokoh yang ada disana (Jayawijaya). Sebab tanpa peran serta mereka, maka seluruh usaha untuk menciptakan keamanan dan kedamaian bakal sulit terwujud,” terang dia di Jayapura, kemarin.

Doren juga mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jayawijaya untuk selalu mengutamakan sikap netral dalam pelaksanaan pemilihan bupati maupun gubernur. Sebab jika berpihak kepada salah satu kandidat maka bakal dikenai sanksi yang tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Yang pasti kalau ada ASN yang ingin menjadi tim sukses atau mau mendukung salah satu calon bupati maupun gubernur, saya minta untuk mundur dari statusnya sebagai abdi negara atau pegawai negeri”.

“Sehingga yang bersangkutan bisa fokus untuk mendukung calon kepala daerahnya, kemudian status ASN tak ikut terseret sebab sekali lagi pegawai negeri itu dalam UU mengatur wajib netral,” tegas dia.

Bakal Calon Tunggal Pilkada Jayawijaya, Jhon Ricard Banua, SE, MSi dan Marten Yogobi, SH.M.Hum saat ditetapkan oleh KPU Kabupaten Jayawijaya Senin (12/2). (Naftali/HPP)

Doren menambahkan, selaku Pjs Bupati Jayawijaya, setibanya di kabupaten tersebut, pihaknya bakal melakukan pertemuan dengan para pihak terkait, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI/Polri , KPU dan Bawaslut serta tokoh-tokoh agama, adat, masyarakat, pemuda, perempuan dan lainnya.

Melalui pertemuan itu, diharapkan ada kesepahaman untuk membawa proses Pilkada bupati dan gubernur secara berjalan aman, terkendali dan sukses.

“Sebab tugas utama saya ditunjuk sebagai Pjs Bupati adalah untuk memfasilitasi pelaksanaan pilkada di daerah sekaligus mengendalikan pemerintahan. Tentu saya tidak bisa berjalan sendiri, kami butuh bantuan pemangku kepentingan, para pejabat hingga TNI/Polri dan tokoh-tokoh untuk bersama-sama kompak menciptakan pilkada 2018 yang lancar,”harapnya.

Sementara itu, pelaksanaan Pilkada di Bumi Cenderawasih, berlangsung di tujuh kabupaten, yakni Kabupaten Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Puncak, Paniai, Mimika, Biak Numfor dan Deiyai. Selanjutnya, pemilihan gubernur dan wakil gubernur. (Erwin  / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here