Wabup Giri Akui Masa Depan Kenambay Umbay  Ada di  Pemuda

0
1
Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro ketika menerima bunga Valentine Day dari KNPI Distrik Sentani, Rabu (14/2/18) siang, di ruang kerjanya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Usai melakukan tinjauan ke lokasi banjir di Kompleks Perumahan BTN Gajah Mada di Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro menerima bingkisan bunga Mawar dari KNPI Distrik Sentani dalam rangka menyemarakkan Hari Valentine yang tiap tahun diperingati pada tanggal 14 Februari 2018

 

Usai menerima bunga dari KNPI Distrik Sentani, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro kepada wartawan mengakui masa depan Kabupaten Jayapura ada di tangan para pemuda dan pemudi.

“Kalau pemuda dan pemudi kita di Kabupaten Jayapura berpikiran serta melakukan tindakan positif, maka otomatis daerah ini akan mengalami kemajuan. Untuk itu, saya katakan masa depan daerah ini ada ditangan mereka (pemuda),” aku Wabup Giri usai menerima bunga Valentine Day dari KNPI Distrik Sentani, di ruang kerjanya, Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Rabu (14/2/18).

Karena itu, kata Wabup Giri, pemuda sebagai sebagai tongkat estafet masa depan Kabupaten Jayapura itu harus memiliki jiwa kepemimpinan.

“Baik pikiran nya maupun tindakan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat harus searah-sejalan dengan kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” katanya.

Selain itu, pemuda juga harus mandiri tanpa terus bergantung kepada pemerintah.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, ketika menerima bunga Valentine Day dari KNPI Distrik Sentani, Rabu (14/2/18) siang. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

“Tentunya mereka harus bisa mandiri, berinovasi serta tampil terdepan dalam kegiatan yang kepentingannya untuk banyak orang. Supaya semboyan dan semangat pemuda sebagai generasi penerus bangsa dapat diwujudkan. Itu yang saya harapkan,” jelasnya.

Tak lupa, Wabup Giri juga meminta, kepada seluruh pemudi atau perempuan di Kabupaten Jayapura, untuk menyiapkan diri dengan terus berkarya tanpa perlu melihat batasan-batasan yang ada dalam adat istiadat.

“Karena Negara hadir untuk memberikan kebebasan kepada semua orang untuk berkarya. Oleh sebab itu, jangan terpaku dengan adat-istiadat. Kita harus duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,” terangnya.

Menurut Wabup Giri, perempuan adalah tiang negara dan tiang keluarga sehingga perempuan harus mengambil bagian, berperan dalam kemajuan setiap daerah dan juga dalam peran nya sebagai istri dan ibu rumah tangga.
“Dengan artian perempuan harus tampil percaya diri. Berjuang tapi, tidak boleh tinggi diri nanti bisa lupa diri,” candanya.

Yang jelas, kata Giri semangat perempuan harus sama seperti semangat laki-laki.

“Dengan demikian, kita semua dapat bersama-sama membangun Kabupaten Jayapura kearah yang lebih baik,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)