Lima Paslon Peserta Pilkada Paniai 2018 Tarik Nomor Urut

0
465

PANIAI (LINTAS PAPUA) – Setelah sehari sebelumnya ditetapkan sebagai peserta Pilkada Kabupaten Paniai tahun 2018, lima pasangan calon bupati dan wakil bupati didampingi tim pemenangan mengikuti rapat pleno terbuka pengundian nomor urut yang diselenggarakan KPU Paniai di GSG Uwatawogi Yogi Enarotali, Selasa (13/2/2018).

Dalam rapat pleno yang dibuka resmi ketua KPU Kabupaten Paniai, Yulius Gobai didampingi empat komisioner, Zebulon Gobai, Ance Boma, Markus You dan Athen Nawipa, nomor urut pertama adalah paslon petahana Hengki Kayame-Yeheskiel Tenouye, nomor urut 2 paslon Naftali Yogi-Marten Mote, nomor urut 3 paslon Meki Nawipa-Oktopianus Gobai, nomor urut 4 paslon Yunus Gobai-Markus Boma, dan nomor urut 5 yaitu paslon Yehuda Gobai-Yan Tebai.

Usai pengundian nomor urut paslon, selanjutnya disahkan melalui penandatanganan berita acara dan keputusan KPU Kabupaten Paniai.

Hadir di kesempatan itu Wakil Bupati Yohanes You, Kapolres Paniai AKBP Supriyagung, utusan Polda Papua AKBP Daniel Phio, perwira penghubung, Danton Brimob, pimpinan DPRD, para pejabat, pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Sehari sebelumnya, Senin (12/2/2018), digelar rapat terbuka pleno penetapan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Paniai tahun 2018, secara resmi mengumumkan ke publik berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan verifikasi faktual terhadap syarat pencalonan dan syarat dukungan.

KPU menetapkan lima pasangan calon telah memenuhi syarat sebagai calon tetap peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Paniai periode 2018-2023.

Tiga diantaranya adalah dari jalur perseorangan, yakni Yehuda Gobai-Yan Tebai, Yunus Gobai-Markus Boma, Naftali Yogi-Marten Mote.

Dua paslon diusung gabungan partai politik, yakni Meki Nawipa-Oktopianus Gobai, Hengi Kayame-Yeheskiel
Tenouye.

Hasil penetapan ini dibacakan langsung dalam rapat pleno terbuka yang berlangsung di aula kantor KPU Paniai.

Pleno ini dibuka secara resmi oleh ketua KPU Kabupaten Paniai, Yulius Gobai didampingi empat komisioner. Tampak hadir ketua panwaslu Alex Pigome bersama anggotanya, Yafet Tetobi Pigai dan Elimelek Degey. Juga Forkopimda, para bakal calon, pimpinan parpol pengusung, tim sukses, dan undangan lainnya.

KPU mendasari aturan perundang-undangan, maka penetapan bagi paslon dari jalur perseorangan dinyatakan memenuhi syarat, karena Yehuda Gobai-Yan Tebai didukung oleh 18.661 dukungan. Sedangkan paslon Yunus Gobai-Markus Boma 17.881 dukungan, serta paslon Naftali Yogi-Marten Mote 15.767 dukungan.

KPU juga mengungkapkan secara tegas bahwa kandidat yang diusung gabungan parpol dengan status memenuhi syarat (MS), yaitu paslon Meki Nawipa-Oktopianus Gobai dengan parpol pendukung adalah PKB (5 kursi) dan Partai Nasdem (2 kursi). Sementara, paslon Hengki Kayame-Yeheskiel Tenouye didukung oleh PAN (5 kursi) dan 3 kursi lainnya yaitu PBB, Gerindra dan PKPI.

Hasil penetapan calon tetap tersebut ditetapkan dalam Surat Keputusan KPU Paniai Nomor 26 tahun 2018.

Sementara itu, dua bakal paslon yang juga hadir dalam rapat pleno penetapan, yakni Yulius Kayame-Marthinus Keiya dan Yohanes You-Melkias Muyapa, kabarnya sudah menempuh jalur hukum. Saat rapat pleno sempat berkali-kali menyampaikan keberatannya terhadap keputusan penetapan tersebut. KPU pada dasarnya mempersilakan proses hukum yang relevan.

Panitia Pengawas Pilkada Kabupaten Paniai usai rapat pleno melayani pihak yang keberatan itu dengan memberikan rekomendasi di kantornya yang bersebelahan dengan kantor KPU Paniai.

Dua kegiatan rapat pleno terbuka itu mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Personil Polres Paniai dibantu Koramil Paniai Timur dan Timsus 753/AVT dikerahkan untuk mengamankan situasi selama jalannya rapat pleno berlangsung bahkan hingga jelang petang karena massa dari beberapa kubu
melakukan protes di depan Kantor KPU Paniai.

Sekedar diketahui, selain Pilgub Papua, tujuh kabupaten di provinsi Papua menggelar Pilkada LMserentak tahun 2018. Antara lain, Kabupaten Paniai, Deiyai, Puncak, Mimika, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, dan Biak Numfor. (PR/LintasPapua.com)