Auditorium Balai Latihan Kesehatan  Untuk  Cabor Bela Diri PON XX 2020

0
58
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes , kini dipercayakan juga sebagai PLT. RSUD Dok II Jayapura. (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., saat memberikan keterangan. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes.,  mengatakan bahwa auditorium balai latihan kesehatan yang berlokasi di Poltekes, Padang Bulan, Jayapura, akan dipergunakan sebagai salah satu venue untuk mempertandingkan salah satu cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Aloysius Giay mengklaim,  instansinya merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pertama yang menyumbangkan venue untuk menjadi salah satu partisipasipan dalam PON XX 2020.

“Sebab kami berkomitmen kuat mendukung PON 2020 mendatang. Dimana kami Dinas Kesehatan Papua telah menyatakan kesiapannya untuk mempertandingkan cabor bela diri.

Dia katakan, pembangunan auditorium tersebut bersumber dari dana otsus tahun 2016 dan 2017, senilai 19 miliar. Dia berharap auditorium itu bisa menunjang proses pelatihan bagi tenaga medis dan kesehatan yang ada di bumi cenderawasih, untuk melayani masyarakat.

Sementara itu,  Gubernur Papua, Lukas Enembe memberikan apresiasi instansi tersebut karena dinilai satu-satunya yang telah membangunan gedung untuk menunjang pelaksanaan PON di Papua. Dimana, auditorium itu nantinya dipergunakan untuk mempertandingkan salah satu venue cabang olahraga bela diri.

Menurut Lukas, semestinya seluruh OPD yang ada di lingkungan pemerintah provinsi, mengikuti apa yang telah dikerjakan oleh dinas kesehatan. Sebab dengan partisipasi seperti itu, maka OPD sudah mempermudah kerja pemerintah provinsi dan pusat dalam upaya mempersiapkan seluruh venue PON, yang ditargetkan rampung 2019 mendatang.

“Karena itu, saya nilai positif kinerja dinas kesehatan. Harapan saya hal ini bisa diikuti instansi lainnya di provinsi ini, supaya memacu semangat bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan hal yang sama,” harap dia.

Lukas Enembe pada kesempatan itu berharap, fasilitas yang sudah ada di auditorium dapat dirawat dengan baik, sehingga tak hanya akan bermanfaat saat iven empat tahunan itu digelar, tetapi selamanya untuk generasi Papua kedepan. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)