Anggota Komisi I DPR Papua, Laurensuz  Kadepa, saat diwawancara. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  –  Menanggapi Anggota TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih, Pratu SN meninggal usai tertembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat berbelanja di Pasar Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/2) sekira pukul 10.00 WIT.

Legislator Papua dari komisi I,  Laurenzus Kadepa meminta, agar aparat Keamanan dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan anggota TNI, namun tidak mengorbankan masyarakat sipil.

 

“Sebelumnya saya mengucapkan berbela sungkawa atas meningallnya anggota TNI , namun bagi saya pengejaran yang di lakukan aparat baik TNI /POlri warga sekitar tempat kejadian jangan menjadi korban dalam arti keyamanan mereka terganggu atau mereka menjadi takut ,” katanya

 

Menurutnya, aksi penembakan yang di lakukan oleh oknum KKB ini sama sekali tidak bisa di benarkan,  apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain dan ini bukanlah solusi terbaik malah akan memeperkeruh situasi di Papua.

“Kalau mau berjuang di Papua bukan dengan begitu caranya dan sama  sekali tidak bisa di benarkan dengan melakukan aksi penembakan apalagi sampai jatuh korban jadi saya minta hentikan aksi penembakan,” lanjutnya.

 

Anggota DPR Papua ini berhjatap, berharap, agar pengejaran pelaku aparat tidak berbuat semena mena agar tidak ada jatuh korban lagi

 

“Masyarakat akan merasa ketakutan jika banyak aparat yang melakukan penyisiran di beberapa kampung dan tempat umum dan ini akan menciptakan keadaan yang dapat meresahkan warga, bahkan ada yang sampai mengungsi,  karena ketakutan. Tentunya hal ini yang perlu di jaga oleh aparat,   kasihan warga yang tidak tau apa apa,” pungkasnya. (Fransisca/LintasPapua.com)