PDAM Jayapura Fokus Tingkatkan Cakupan dan Jam Pelayanan

0
534
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura, Abdul Petenongan, Saat di Wawancarai, Selasa (13/2/18) siang. (Irfan / HPP)
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura, Abdul Petenongan, Saat di Wawancarai, Selasa (13/2/18) siang. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Jayapura tetap fokus meningkatkan cakupan pelayanan dan juga meningkatkan jam pelayanan di tahun 2018 ini.

Demikian dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Jayapura, Abdul M. Petonengan ketika ditemui wartawan di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (13/2/2018) siang.

“Ya, di tahun 2018 ini ada beberapa kegiatan yang menjadi fokus kita di PDAM Jayapura. Yakni, bagaimana kita meningkatkan cakupan pelayanan dan juga meningkatkan jam pelayanan,” ucapnya.

Untuk peningkatan terhadap cakupan pelayanan tersebut, kata Abdul Petonengan, pihaknya sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk penambahan 2.000 sambungan.

“Jadi, penambahan 2000 sambungan ini akan kita lakukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah baik 1.000 sambungan yang ada di Kabupaten Jayapura dan juga 1000 sambungan di Kota Jayapura. Hal ini dilakukan agar cakupan kita itu bisa meningkat terhadap masyarakat yang tidak mampu untuk melakukan penyambungan air minum,” ujar Petonengan.

Disamping itu juga, pihaknya berupaya meningkatkan jam pelayanan kepada masyarakat dengan menargetkan untuk melakukan pemasangan meteran air kepada seluruh pelanggan PDAM Jayapura, yang jumlah sisanya mencapai 5 ribu sambungan yang belum menggunakan meteran air sejak tahun 2017 lalu.

“Di tahun ini, kita akan tingkatkan jam pelayanan dari 17 jam menjadi 21 jam perhari. Hal ini kita lakukan untuk mengatasi berbagai persoalan kehilangan air minum,” ucapnya.

Menurut Abdul Petonengan, penambahan jam pelayanan kerja oleh pihaknya karena selama ini aliran air tidak terkontrol. Sehingga pihaknya mengalami banyak kerugian.

“Untuk itu, saya berharap dengan adanya penambahan jam kerja ini dapat mengontrol kehilangan air serta dapat memberikan masukan tambahan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Jayapura di tahun 2018 ini,” harapnya menjelaskan.

Selain itu, lanjut Abdul Petonengan, pihaknya juga akan melanjutkan sisa program di tahun 2017 lalu, terkait dengan pemasangan meteran air ke seluruh pelanggan yang jumlahnya kurang lebih sekitar 5 ribu orang. “Mudah-mudahan semuanya dapat terlaksana dalam waktu dekat ini,” harapnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here